Saturday, February 13, 2010

Valent Time

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Pada masa kini, hari raya ini berkembang bukan hanya para orang yang memadu kasih, tapi pada sahabat dan teman dekat. Namun mayoritas yang merayakannya adalah orang yang sedang jatuh cinta. Ini pun dianut saat ini dan semakin meluas di kalangan muda-mudi di negeri ini. Ketika hari tersebut ada yang memberikan coklat kepada kekasihnya atau kado spesial lainnya.

Selaku umat Islam, tentu saja kita mesti menilik ulang perayaan tersebut. Ada beberapa tinjauan dalam perayaan tersebut yang bisa dikritisi. Di antaranya adalah tentang memadu kasih lewat pacaran dan hukum merayakan valentine serta memberikan hadiah ketika itu. Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kami untuk membahasnya.

Meninjau Fenomena Memadu Kasih Lewat Pacaran
kasih
Sebagian orang menyangka bahwa jika seseorang ingin mengenal pasangannya mestilah lewat pacaran. Kami pun merasa aneh kenapa sampai dikatakan bahwa cara seperti ini adalah satu-satunya cara untuk mengenal pasangan. Saudaraku, jika kita telaah, bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara berikut ini.

Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina

Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon, sms, atau chating. Namun lambat laut akan janjian kencan. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. Maka benarlah, Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan, apalagi jika sampai berzina. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’: 32). Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan, “Allah melarang mendekati zina. Oleh karenanya, sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram, maka jalan tersebut juga menjadi haram. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini.”[1] Selanjutnya, kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran.

Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan

Padahall Allah Ta’ala perintahkan dalam firman-Nya,

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.” (QS. An Nur: 30). Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,

سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.

“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.”[2]

Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ

“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.”[3] Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat, namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms), lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina).

Keempat: Dalam pacaran, tangan pun ikut berzina

Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.”[4]

Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini, bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaran-pelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami, maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami, judi islami, arak islami, dan seterusnya.

Menikah, Solusi Terbaik untuk Memadu Kasih

Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

« لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ »

“Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.”[5]

Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. Namun ingat, syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda[6], barangsiapa yang memiliki baa-ah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.”[7] Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima’ yaitu mampu berhubungan badan. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah.[8] Itulah yang lebih tepat.

Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah. Ingatlah, bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan.”[9]

Obat Bagi Yang Dimabuk Cinta

Berikut adalah beberapa obat bagi orang yang dimabuk cinta namun belum sanggup untuk menikah.

Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah.

Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah, maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sungguh, jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.”[10]

Kedua: Banyak memohon pada Allah

Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, merasakan kebutuhannya pada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan do’anya. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara. Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)

Ketiga: Rajin memenej pandangan

Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. Mujahid mengatakan, “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah.”[11]

Keempat: Lebih giat menyibukkan diri

Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi’i. Ia berkata, “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”[12]

Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan

Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina.

Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran.” Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.” Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”[13]

Kasih Sayang di Hari Valentine

Saling memberi kado, saling memberi coklat dan hadiah, fenomena semacam inilah yang akan kita saksikan pada hari Valentine (14 Februari) dan hari ini pun disebut dengan hari kasih sayang. Jika ini didasari pada memadu kasih dengan pacaran, sudah kami jabarkan kekeliruannya di atas. Jika ini adalah kasih sayang secara umum, maka di antara kerusakan yang dilakukan adalah tasyabuh atau mengikuti budaya orang barat (orang kafir).

Mungkin sebagian kaum muslimin tidak mengetahui bahwa sebenarnya perayaan ini berasal dari budaya barat untuk mengenang pendeta (santo) Valentinus. Paus Gelasius I menetapkan tanggal 14 Februari sebagai hari peringatan santo Valentinus. Kenapa tanggal 14 Februari bisa dihubungkan dengan santo Valentinus? Ada yang menceritakan bahwa sore hari sebelum santo Valentinus akan gugur sebagai martir (mati karena memperjuangkan cinta), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis “Dari Valentinusmu“. Pada kebanyakan versi menyatakan bahwa 14 Februari dihubungkan dengan kegugurannya sebagai martir.[14]

Dari sini menunjukkan bahwa perayaan Valentine bukan perayaan kaum muslimin, namun termasuk perayaan barat. Perayaan ini pun dimaksudkan untuk mengenang tokoh orang kafir yaitu santo Valentinus. Sehingga kerusakannya yang terlihat jelas adalah tasyabuh (meniru-niru) orang kafir.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam secara tegas telah melarang kita meniru-niru orang kafir (tasyabbuh). Beliau bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[15] Menyerupai orang kafir (tasyabbuh) ini terjadi dalam hal perayaan, penampilan dan kebiasaan yang menjadi ciri khas mereka. Tasyabbuh di sini diharamkan berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan kesepakatan para ulama (ijma’).[16]

Perayaan ini adalah acara ritual agama lain. Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta, asalnya adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka. Sehingga dari sisi inilah pemberian hadiah valentine menjadi terlarang.

Peringatan dari Komisi Fatwa di Saudi Arabia

Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap Riset Ilmiyyah dan Fatwa, Saudi Arabia) telah menanggapi pertanyaan seputar ‘Idul Hubb (perayaan Hari Valentine). Para ulama yang duduk di sana menjawab, “Perayaan hari Valentine termasuk perayaan yang dikategorikan tasyabuh (meniru-niru) orang kafir dan termasuk salah satu hari besar dari kaum paganis Kristen. Karenanya, diharamkan bagi siapapun dari kaum muslimin, yang dia mengaku beriman kepada Allah dan Hari Akhir, untuk mengambil bagian di dalamnya, termasuk memberi ucapan selamat (kepada seseorang pada saat itu). Sebaliknya, wajib baginya untuk menjauhi perayaan tersebut sebagai bentuk ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya, dan menjaga jarak dirinya dari kemarahan Allah dan hukuman-Nya.

Begitu pula seorang muslim diharamkan untuk membantu dalam perayaan ini, atau perayaan lainya yang terlarang, baik membantu dengan makanan, minuman, jual, beli, produksi, ucapan terima kasih, surat-menyurat, pengumuman, dan lain lain. Semua ini termasuk bentuk tolong-menolong dalam dosa dan pelanggaran, serta termasuk maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS. Al Maidah: 2).”[17] Demikian cuplikan dari fatwa Al Lajnah Ad Daimah.

Oleh karenanya, tidaklah pantas jika kaum muslimin ikut serta dalam perayaan ini baik dengan mengucapkan selamat Valentine lewat surat maupun lainnya, memberi hadiah dan coklat, serta mendukung dengan menjual berbagai hadiah untuk perayaan tersebut.

Semoga Allah memberi taufik dan memperbaiki keadaan kaum muslimin.

Diselesaikan berkat nikmat Allah di Panggang-Gunung Kidul, 24 Shofar 1431 H

***

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.muslim.or.id

Don't Miss The Moment

miss
Do not look back, my friend
no one knows how the world ever began
Do not fear the future, nothing lasts forever.
If you dwell on the past or the future
you will miss the moment.


Maulana Jalaluddin Rumi

Thursday, February 11, 2010

memori

dia datang dan pergi...

ahh..nostalgia itu datang dan bertandang lagi
bukan dipinta bahkan ia teman bila bersendiri
selalu datang walaupun bermula tanpa disedari
membuatkan ku seolah-olah bermimpi disiang hari
berterusan setia walau telah bertahun terjadi
menyiksa diri dan hati nurani sudah pasti
sesungguhnya bingung tentang apa yang kulalui


memori

peristiwa itu...

ingin ku lupakan sahaja tak ingin lagi ku peduli
gangguan yang entah kenapa selalu menghantui diri
biarpun ku buang jauh namun akan tetap kembali
bahkan kembali dengan igauan dan harapan sejati
aku pun tak pasti sampai bila ia akan mengekori
yang pastinya mengimbau kenangan dan rasa hati
terkadang menarikku supaya engkau terus kujejaki

kehadiranmu....

memberikan satu perasaan yg tak pernah dirasai
sesungguh menyinari hati yang berkurun sepi
seumpama siraman yg menyegarkan kelayuan hati
melenyapkan resah yang sekian lama menghuni
mendatangkan keceriaan yang sukar difahami
mencurahkan hujan kasih di ketandusan hati
yang pertama tiada pernah ku sedari dan akui

pemergianmu....

terus membingungkan hati yang sentiasa sepi
menggamit resah yg berpanjangan di dalam diri
mencetuskan kerinduan hati yang minta disirami
menyedarkan hakikat yang belum pernah ku akui
membantutkan sesuatu yg semakin mekar di sanubari
membibitkan rasa kebingungan yang tiada bertepi

dia datang dan pergi lagi...

pergi dan datang mu sesungguh mengembalikan seri
datang dan pergi mu sesungguh menghilangkan seri
apakah seri itu akan sentiasa kembali lagi
yang pastinya aku adalah seorang penanti
yang terus bingung menanti
menanti datangnya seri
seri di hati ini
terus berseri


-musafir rindu-

Wednesday, February 10, 2010

Hikmah

Pengertian konsep hikmah

Oleh: MOHD. YUSSOF ABAS

SOALAN: Apakah maksud hikmah yang sangat ditekankan dalam agama dan bagaimana konsepnya? Allah mengatakan sesiapa yang diberi hikmah maka dia telah dikurniakan kebaikan yang banyak, tetapi sesetengah orang mengatakan hikmah itu bijaksana, apa pendapat tuan?

– Mohd. Harun, Perumahan Awam, Pusing, Perak.

JAWAPAN: Kalau kita tinjau dari segi terjemahan dan bahasanya, hikmah itu ialah sebagaimana yang ditafsirkan iaitu bijaksana atau tindakan yang menarik. Sebab itu Allah s.w.t. memerintahkan kita supaya menyeru kepada jalan- Nya dengan menggunakan hikmah, sebagaimana firman- Nya yang bermaksud: Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik. (an-Nahl: 125). Dari sini dapatlah difahami bahawa hikmah itu ialah sesuatu yang sangat menarik dan menawan, ertinya kita disuruh mengguna pendekatan yang boleh mempesonakan dalam urusan dakwah atau sebagaimana yang dikatakan dakwah bilhal (teladan). Tetapi amat dikesali ramai umat Islam yang tidak berpuas hati kalau mereka tidak dapat menggunakan cara mereka yang penuh dengan perasaan dan kebencian terhadap orang lain dan mereka meninggalkan langkah pertama ini (dakwah bilhal).

Ini amat dikesali kerana mereka jauh sekali menggunakan tingkatan yang kedua, cara yang dianjurkan oleh agama iaitu pengajaran yang baik dan menarik. Tetapi jika kita membaca al-Quran kita akan dapati firman Allah yang bermaksud: Dan demi sesungguhnya Kami kurniakan Luqman itu akan hikmah iaitu (menjelaskan erti hikmah) bersyukurlah kepada Allah dan sesiapa yang bersyukur itu sesungguhnya mensyukuri dirinya sendiri. (Luqman: 12)

kemas

Ini adalah kerana pendekatan syukur yang diambil itu sebenarnya akan kembali kepada dirinya sendiri, bukan kepada orang lain, begitu juga sebaliknya. Sebab itu Nabi ada bersabda yang bermaksud: Jangan kamu mencerca bapa kamu. Lalu ada sahabat yang bertanya, siapa pula yang sanggup mencerca bapanya sendiri? Jawab baginda: Iaitu bila ada sesiapa di antara kamu mula mencerca dan mencela bapa kepada saudaranya, maka bapanya pula akan menjadi bahan cercaan saudaranya pula, itulah erti seseorang itu mencerca bapanya sendiri. (Maksud hadis).

Sebagai contoh, seorang ibu bapa yang berhikmah itu dapat mendidik anaknya menjadi manusia yang baik, cemerlang, dan gemilang. Ini kerana pendekatan dalam pendidikannya adalah cara yang penuh hikmah, matang, dan bijak. Umpamanya, dia selalu menyanjungi anaknya dengan pujian dan kata-kata semangat, dan nasihat yang baik, dan pantang mereka menggunakan kata-kata yang buruk dan keji terhadap anaknya sendiri. Kita selalu mendengar mereka (ibu bapa) berkata “anak bertuah” bila terlampau ingin memarahi anaknya.

Demikian juga pemimpin yang berhikmah akan menggunakan cara yang penuh berhikmah dalam membuat sesuatu keputusan, sekalipun ada yang tidak berpuas hati dengannya, seperti perjanjian yang diambil oleh Rasulullah semasa Perjanjian Hudaibiah dulu, sehingga Umar datang bertanyakan Baginda dengan katanya: “Apakah engkau bukan Nabi?” Jawab Baginda: “Ya! Memang saya adalah Nabi yang diutuskan.” Kata Umar lagi, kenapa kita menerima syarat mereka yang berat sebelah dan menguntungkan mereka itu? Jawab Baginda lagi: “Aku yakin bahawa Allah tidak akan mengecewakan aku.” Jadi tahulah Umar bahawa keputusan yang diambil adalah mendapat restu daripada Allah, sebab itu Umar pun diam dan menerima keputusan yang dibuat sekalipun tidak dapat memenuhi perasaannya tetapi ternyata perjanjian itu banyak menguntungkan umat Islam selepas itu.

Begitu juga contoh negara kita berbanding sebuah negara di Timur Tengah. Kita hampir setengah abad dalam keharmonian, aman bahagia, sedangkan negara tertentu sudah melebihi setengah abad, sehingga kini dalam penderitaan dan kacau-bilau. Ini kerana mungkin pendekatan yang diambil oleh orang tua-tua kita agak lebih berhikmah dan bijaksana sedangkan pendekatan mereka kurang menepati cara yang berhikmah. Allah telah memberi jaminan bahawa mereka yang dikurniakan hikmah itu pasti akan beroleh kebaikan yang banyak dan berlipat ganda.

Oleh itu bertindaklah mengikut cara yang penuh hikmah iaitu pendekatan kasih sayang, sanjungan, dan berbaik-baik, berharmoni serta berterima kasih kepada mereka yang berjasa kepada kita, terutama yang menjadikan atau melahirkan dan juga mendidik kita. Sebab itu Rasulullah ada bersabda yang bermaksud: Siapa yang tidak tahu mensyukuri manusia lain pasti dia tidak akan mensyukuri Tuhannya. Dan sabdanya lagi yang bermaksud: Siapa yang tidak pernah mengasihi, dia tidak akan dikasihi orang. (Maksud hadis). Demikian juga firman Allah yang bermaksud: Sesiapa yang melakukan kejahatan dia akan dibalas dengannya (kejahatan) juga. Dan firman-Nya lagi yang bermaksud: Balasan perbuatan jahat itu ialah kejahatan yang sama sedangkan mereka yang berlapang dada memaafkan (kesalahan orang) dan berbuat baik (kepadanya) maka pahalanya tetap dalam jaminan Allah, sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang zalim. (as-Syura: 40). Wallahualam.

Kebebasan beragama

SOALAN: Apakah yang dimaksudkan dengan kebebasan beragama menurut pandangan Islam? Tidakkah kejahatan itu dimurkai Allah? Sedangkan menurut ilmu akidah setiap yang berlaku itu dengan kehendak daripada Allah, adakah Allah mengehendaki yang buruk dan keji pula?

– Zainal Abidin, Kuching, Sarawak.

JAWAPAN: Inilah jalan petunjuk Islam yang amat telus, lurus dan saksama sehingga sukar untuk kita memahaminya dengan akal tanpa ada petunjuk dan nur hidayah daripada Allah seperti dalam firman-Nya yang bermaksud: Siapa yang hendak beriman boleh beriman dan siapa yang hendak menzalimi diri sendiri dengan kufur, bolehlah dia kufur dan ini bererti dia menzalimi diri sendiri. (surah al-Kahfi: 29). Ini adalah kerana kebebasan untuk membuat pilihan telah diberikan sepenuhnya kepada manusia. Demikian juga dengan firman-Nya yang bermaksud: Tidak ada paksaan dalam agama, sesungguhnya telah nyata kebenaran daripada kesesatan. (surah al-Baqarah: 256)

Dalam hal ini Allah sangat murka terhadap mereka yang cuba menggunakan kekerasan dalam agama sebagaimana dalam firman-Nya yang bermaksud: Adakah kamu sanggup memaksa manusia supaya mereka beriman (semuanya). (surah Yunus: 99). Ini adalah untuk mereka yang di luar agama, manakala kepada mereka yang sudah berada di dalam agama-Nya juga tidak dipaksa-Nya melainkan sekadar kemampuannya sahaja.

Allah berfirman yang bermaksud: Allah tidak mempertanggungjawabkan sesiapa melainkan sekadar kebolehan dan kemampuannya, bagi seseorang itu apa yang diusahakannya dan ke atasnya (balasan) apa yang diusahakannya (daripada kesalahan dan kejahatan). (surah al-Baqarah: 286).

Dalam perkara ini Allah sendiri tidak suka memaksa sesiapa untuk beriman kepada-Nya kerana mereka yang dipaksa itu, tentulah melakukan sesuatu itu tanpa kerelaan hatinya, dan pastilah Allah tidak akan menerima keimanan atau amalan yang tidak ikhlas kepada-Nya.

Inilah sebabnya Allah tidak membenarkan untuk memaksa sesiapa pun dalam urusan agama-Nya yang maha suci, sedangkan Dia mampu melakukan sesuatu itu mengikut kehendak-Nya. Selain itu, Dia juga bebas melakukan apa saja dalam kerajaan-Nya tanpa ada sesiapa yang dapat menghalang-Nya. Seperti firman-Nya yang bermaksud: Apa jua jenis rahmat yang dibuka Allah kepada manusia, maka tidak ada sesiapa yang dapat menahannya, dan apa jua yang dipegang-Nya, maka tidak ada sesiapa yang dapat melepaskannya sesudah itu dan (ingatlah) bahawa Dialah yang Maha Mulia lagi bijaksana. (surah Fatir: 2).

Dan firmannya lagi yang bermaksud: Apa sahaja yang dikenakan (dikurniakan) dikau dengan kebaikan maka ianya daripada Allah, dan apa sahaja yang menimpamu daripada kejahatan, maka ianya daripada dirimu sendiri. (surah an-Nisa: 79).

Sabda Nabi dalam doanya yang bermaksud: Tuhanku, tidak ada sesiapa yang dapat menghalangi-Mu, bagi apa yang Engkau kurniakan, dan tiada sesiapa yang dapat memberi segala apa yang Engkau tahan dan halangkan, dan di tangan-Mulah segala kebaikan. Engkau Maha Berkuasa atas segala-galanya.

Apa yang kita tahu bahawa sesuatu itu (buruk atau baik) tidak akan berlaku melainkan dengan pilihan dan kehendak-Nya, tetapi yang buruk dan keji itu tidak boleh (haram) dinisbahkan (dibangsakan) kepada-Nya. Apa lagi di tempat terbuka, selain daripada tempat belajar dan mengajar. Sedangkan yang baik itu boleh dibangsakan kepada-Nya, seperti firman di atas tadi. Inilah adab yang diajar oleh agama, sedangkan segala sesuatu itu datang daripada-Nya.

Seperti firman-Nya yang bermaksud: Katakanlah wahai Muhammad bahawa segala sesuatu itu datang daripada Allah s.w.t, maka kenapalah mereka itu payah untuk memahami percakapan (pengajaran dan nasihat). (surah an-Nisa’: 78). Ini kerana sesuatu yang berlaku itu tidak akan keluar daripada batas keadilan-Nya semata-mata.

Ini semua disebabkan tidak ada kezaliman dalam kamus ketuhanan, yang mana ia (kezaliman) adalah sesuatu yang mustahil dan pasti tidak boleh berlaku, kerana maha suci (mustahil) Allah bersifat dengan kezaliman, seperti dalam firman-Nya yang bermaksud: Katakanlah (wahai Muhammad) semua yang ada di langit dan di bumi adalah untuk Allah s.w.t. Dia telah menetapkan ke atas diri-Nya rahmat. (surah al-An’am: 12).

Sebab itulah baginda ada bersabda dalam hadis kudsi yang bermaksud: Allah berfirman, wahai hamba-Ku! Sesungguhnya, Aku haramkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku haramkannya di antara kamu, maka jangan kamu menzalimi sesama kamu. (Riwayat Muslim).

Sebab itu jangan ada sesiapa beranggapan bahawa Tuhan akan menzalimi hamba-Nya. Sekiranya terpaksa menyeksa mereka yang menderhakai- Nya, atau mencuba sesiapa yang dikehendaki-Nya dengan bermacam-macam bala bencana, lantaran sesuatu itu akan berlaku dengan keadilan dan rahmatnya semata-mata, kerana kebesaran dan kebebasan-Nya yang mutlak, tanpa boleh dipersoalkannya lagi. Demikianlah keagungan Allah . Inilah fahaman yang selamat dan boleh diterima. Wallahualam.

Tuesday, February 09, 2010

Mengapa Umno Menentang PAS

PAS adalah Gerakan Islam yang tertua di Malaysia dan Asia Tenggara ; selain daripada Hisbul Muslimin yang digeruni Inggeris sebagai bahaya dari gunung , di Gunung Semanggul dan Syarikat Islam serta Parti Mahsyumi di Indonesia. Umno di inspirasi oleh Inggeris untuk melaksanakan ‘ Neo-Colonialism‘selaku saingan kepada Hisbul Muslimin demi; kesinambungan penjajahan bentuk baru dengan mengekalkan sistem pemerintahan sekular .

Setelah 5 dekad ‘ merdeka’ sewajarnyalah Umno kembali kepada Islam dan meninggalkan perjuangan assobiyyah ( Kebangsaan Melayu) yang telah diharamkan dan dikuburi oleh Nabi 1.400 tahun yang lalu. Jika Umno terlalu taksub dengan fahaman perkaumannya seperti yang pernah di cetuskan oleh Najib – Lee Kim Sai , dan yang terkini Nasir pegawai khas retorik satu malaysia Najib dengan sandiriwanya yang terkini ; terbukti Umno tiada bisa keluar daripada kepompong perkaumannya seperti MCA dan MIC.
menyendal
PAS dengan teras perjuangan Islamnya yang universal dengan praktisnya sukses beramal dengan konsep PAS FOR ALL sepertimana kepemimpinan Mursyidul Amnya TGNA selaku MB Kelantan dengan manifestasi Negara Berkebajikan yang di iktiraf Akauntan Negara sebagai ‘ Good Governance” dan Transparency International sebagai “SIFAR KORUPSI” . Begitu juga dengan kerjaaan PAS/Pakatan di Kedah; pimpinan Us. Azizan yang bisa mentadbir dengan baik tanpa banyak masalah yang sukses menyelesaikan problema khinzir yang tiada bisa ditangani oleh UBN selama 30 tahun!

PAS juga bisa memberi gandingan sistem pemerintahan yang baik dengan rakan-rakan Pakatan di Pulau Pinang, Selangor dan juga di Perak pra kudeta umno. PAS sukses memperundangkan Kanun Jenayah Syariah di Terengganu dan Kelantan yang tiada upaya di realisasikan oleh Umno selama ini ; Bahkan Akta Hudud yang cuba di kemukakan oleh TGHA ditolak oleh parlimen sebanyak 3 kali . Mengapa tugasan nabi yang di warisi perjuangannya oleh Gerakan Islam PAS ini masih lagi ditentangi oleh Umno. Sedangkan ianya adalah FARDHU AIN bagi setiap mukmin yang sepatutnya Umno membantu dan menyokongnya bukannya mengekangnya . Bagaimana Kanun Jenayah Syariah yang tertakluk kepada orang Islam sahaja kerna bukan Islam bisa ‘opt’ kepada ‘ Civil Law”; hendak diimplementasi ; jika AKTA HUDUD TIDAK DIPERUNDANGKAN !

TGNA akhirnya berjaya mengharamkan raja segala maksiat iatu, arak di Kelantan; yang dihadkan penjualannya di tempat yang tertentu sahaja untuk bukan Islam dan di hotel- hotel dan kedai lain tiada penjualannya. Bahkan judi diharamkan setelah pengusahanya di beri masa yang secukupnya untuk menukar perniagaannya . Sedangkan kerajaan pusat UBN mengeluarkan lesen arak dan judi !. Arak dan judi adalah penyakit sosial dan semua agama membencinya dan sebenarnya bukanlah budaya Cina atau India. Jangan kerana ada pemimpin UBN yang ada syer dalam urusniaga judi dan arak seperti di Genting Highand; ianya dikekalkan walaupun merosakkan bangsa dan sistem sosial. Ingat! Nahi Mungkar adalah juga Amal Makruf !

Kekuatan Islam adalah kerna adanya ‘Adeenul Nasihah’ dan ‘Amal Makruf Nahi Mungkar” . Maka , tiada sebab Umno mesti menentang Gerakan Islam PAS. PAS menentang wang ehsan dan menuntut Royalti di berikan kepada rakyat Kelantan dan Terengganu kerna itu hak rakyat ; di Kuala Lumpur mana ada minyak kata TGNA ; Namun, kerajaan pusat pun memperolehi 5%. Apakah RM2BILLION tunggakan royalti yang akan menjadikan Kelantannegeri yang terkaya di Malaysia menjadikan Umno mengekangnya; agar putaran wang ehsan melalui JPP itu bisa berputar di kalangan elit kroni suku sakat umnopurtra MelayuIslam; merompak hak rakyat Kelantan!Tidakkah itu wang haram yang difaraidkan antara kuncu !

Sewajarnya Umno sedar akan kesilapan dan keterlanjurannya dan mencontohi KU LI yang sanggup menjadi saksi mahkamah kerjaaan Terengganu dan konsisten menyokong kerajaan Kelantan tolak ehsan dan menuntut Royalti kerna JPP tiada hak menguruskannya kerna royalti adalah hak kerajaan Kelantan untuk mentadbirnya . KU LI melakukan demikian DEMI KEBENARAN bukannya kerna kepartaian;kerna kebenaran itu lebih tinggi dan mulia daripada kepartaian dan kepentingan diri . KU LI adalah reformis dalam Umno . Keluar dan buka Semangat 46 untuk selamatkan satu Malaysia , masuk balik untuk melakukan reformasi namun tercicir sebagaimana PAS juga; satu jemaah masuk BN dan di tentang keluar dan Anuar yang cuba cuci najis dari dalam akhirnya ternajis sodomi yang dicipta Umno; sebagaimana Mahadhir pernah kata ANUAR TDAK BERSALAH, SEBALIKNYA DIANIAYA! Dan beliau juga kata bahawa UMNO BUSUK SAMPAI KE USUS DAN DAH TAK BOLEH BERUBAH LAGI! Justeru , tiada sebab Umno mesti menentang PAS . Bahkan, sewajarnya Umno menggugurkan perjuangan assobiyyah rasisnya dan masuk PAKATAN bersama PAS menegakkan Islam yang “ Rahmatan lil ‘Alameen” atau Umno di bubarkan . Jika tidak ahlinya yang taksub sampai bila hendak diperbodohkan ; rasuah tak bisa dibendung lagi seperti kata mahadir dan Isa dan Rustam masih diangkat! Tinggalkanlah Umno yang bernaunsakan rasis dan perkauman; assobiyyah dan menyertai PAKATAN yang bernaunsakan Universalitas dan keadilan sejagat. Justeru itu, PAS bersedia bersemuka dengan Umnobukan kerna ‘Unity Government” tetapi untuk menyelamatkan Satu Malaysia atas dasar “Adeenul Nasihah “ “GOD IS THE GREATEST”

diambil drpd:-
http://ydppasputrajaya.blogspot.com/2010/02/
mengapa-umno-menentang-pas.html

Sunday, February 07, 2010

Ketika cinta bertasbih

gambar

Bertuturlah cinta mengucap satu nama
Seindah goresan sabda-Mu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih mengutus hati ini
Ku sandarkan hidup dan matiku pada-Mu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
[*]
Bisikkan doaku dalam butiran tasbih
Ku panjatkan pintaku pada mu Maha Cinta
Sudah diubun-ubun cinta mengusik rasa
Tak bisa ku paksa walau hatiku menjerit
sisipan
[**]
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta

Back to [*][**]

Cinta…

Back to [**]

Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta
Ketika cinta bertasbih

bubuh

Ada sapa yang nak tujukan lagu ini..silakan aja..

Friday, February 05, 2010

Teks Mufti Perak Menghadap Sultan Perak

Assalamualaikum. Untuk di munafaatkan bersama.


Teks Mufti Perak Menghadap Sultan Perak

Maksud Hadith Rasulullah S.A.W. : "Mereka yang tidak memikirkan masalah umatku BUKAN daripada kalangan umat".

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

HARI Isnin, saya ke Kuala Lumpur dan saya menemui enam peguam dan beberapa pemimpin NGO untuk mendengar taklimat mengenai keadaan agama Islam dan orang Islam di negara ini.

Taklimat berlangsung selama empat jam setengah. Pada pagi Selasa, saya telah dipanggil oleh Sultan Perak untuk menyembah taklimat. Kemudian menyembahkan taklimat yang hampir sama pula kepada Majlis Raja-Raja.. Saya memberi taklimat mengenai bahaya yang sedang dihadapi oleh umat Islam pada ketika ini.

Bencana umat Islam

Waktu ini ada kes Lina Joy (Azlina binti Jelani) yang sedang menunggu keputusan. Lina Joy memeluk Kristian dan berkahwin dengan seorang India beragama Kristian.. Dia memohon kepada Mahkamah supaya namanya ditukar kepada Lina Joy dan agama dipadamkan daripada MyKad beliau tetapi Jabatan Pendaftaran Negara tidak dapat memadamkannya kerana tiada perintah daripada Mahkamah Syariah... Lan taran itu, beliau telah mencabar ke Mahkamah Persekutuan berasaskan Perkara 11 (1) Perlembagaan Persekutuan yang menyebutkan bahawa tiap-tiap individu rakyat Malaysia berhak memilih agamanya sendiri (Every person has the right to profess and practice his religion).

Kes ini dibicara di hadapan tiga hakim di Mahkamah Agung iaitu Ketua Hakim Negara, seorang hakim bukan Melayu dan seorang hakim beragama Kristian. Jika dalam kes ini Lina Joy menang; maka agama Islam akan hancur. Ia membawa implikasi:
i) Kuasa Raja mengenai agama Islam akan hilang.
ii) Kuasa Mahkamah Syariah tidak boleh dipakai..
iii) Orang Islam tidak boleh memaksa anaknya sembahyang, tidak berhak lagi kutip zakat dan tiap-tiap orang boleh mentafsir Islam ikut kehendaknya. Itulah akibatnya.

Malangnya orang Islam nampaknya tidak prihatin sehingga dalam perbicaraan itu.. Tidak ramai yang hadir untuk menyatakan sikap dan Sokongan. Majlis Agama pun dilihat tidak menghantar orang Islam. Pemerhati daripada Islam tiada. Ini berbeza daripada kalangan bukan Islam. Hatta , peguam/pemerhati daripada Kedutaan Kanada , Australia dan Amerika Syarikat pun sanggup datang.

Bahkan, peguam-peguam pemerhati ini dibenarkan berhujah. Ini amat berbahaya. Ia belum pernah berlaku. Jadi Majlis Raja-Raja sedikit tersentak setelah saya melaporkan perkara ini..

Peguam Negara telah dipanggil oleh Majlis Raja-Raja dan Peguam Negara kata tidak boleh buat apa-apa. Tunggu keputusan saja. Inilah keadaan yang telah menjadi bagaikan telur di hujung tanduk.

fikir

Gerakan Kristian dan Hinduisme

Orang Melayu yang berjinak dengan Kristian biasa dilatih secara mendalam di Singapura. Identiti mereka ditukar.. Sekarang, terdapat dua gereja orang Melayu di Kuala Lumpur.. Di Brickfield, ada usaha memberi makan tengah hari percuma pada hari Jumaat kepada remaja Melayu yang lepak supaya mereka leka dan tidak pergi ke masjid. Terdapat ratusan pemuda-pemuda Melayu pergi ke gereja di Brickfield ini.

Saya telah memberitahu juga hampir 250,000 orang Islam yang murtad tapi saya dicabar oleh Menteri di Jabatan Perdana Menteri. Orang Islam yang memeluk agama Hindu sahaja sudah hampir 100,000 orang. (Sumber : jangkaan Persatuan India Muslim). Bahkan mengikut laporan pihak polis, belia-belia Islam yang menganggotai black metal, yang memaki Tuhan sudah ada 13,000 hingga 14,000.. Orang yang ikut Ayah Pin yang mempercayai "Ayah Pin itu Tuhan" adalah 14,000 orang. Ini yang menjadikan saya lantang.

Majlis Raja-Raja Bangkitkan:

1) Apa peranan masjid.
2) Apa peranan imam-imam dan pengurusan masjid.
3) Kenapa tidak bendung sedangkan ada undang-undang. .. .

Peguam Negara kata, berbezanya paderi dengan imam-imam kita ialah paderi-paderi menunggu kedatangan hadirin seperti menghormati tetamu di pintu gereja. Mereka memberi khutbah dengan terancang dan profesional sehingga orang boleh yakin dengan cakap-cakap mereka. Selesai majlis, mereka tunggu di pintu gereja dan mengucapkan selamat. Mereka suka bertanya khabar dan suka ambil tahu dan sering tawarkan pertolongan. Bezanya, khutbah kita tidak menarik. Disampai secara tidak profesional.

Di Uzbekistan dan China , walaupun 70 tahun ditekan, mereka masih kuat. Dalam keadaan yang cukup kuat ditekan, mereka cuma utamakan penyebaran salam dan kuatkan silaturrahim di samping membaca ayat-ayat suci Al-Quran di dinding-dinding masjid. Imam masih boleh berbahasa Arab. Itu ketika Komunis berkuasa. Ini rahsia kekuatan mereka dapat bertahan.

Serangan aqidah di Malaysia

Sekarang di Malaysia kita diserang dalam bentuk yang dahsyat.

Serangan pemikiran.

1) Golongan intelektual. Orang Kristian yang buat serangan. Walaupun mereka berjaya serang tetapi mereka tidak dapat tawan hati orang Islam. Untuk itu mereka cuba mempelajari Islam dengan untuk menyerang Islam. Mereka juga wujudkan fakulti-fakulti Islam di universiti Mereka.

2) Mereka juga melahirkan kekacauan kepercayaan lalu membawa pemikiran Islam liberal. Mereka letak semua agama itu sama. Ia datang daripada sumber yang sama iaitu Tuhan yang sama. Cuma masa wahyu turun, Islam diterjemah dalam mesej ketuhanan itu mengikut bahasa-bahasa berbeza sesuai dengan bangsa dan keturunan Nabi.. Tegas mereka, kitab-kitab suci itu adalah terjemahan. Oleh itu ia boleh dipinda dan ditafsirkan semula. Dalam kurun ke 16, ia telah disaran oleh Yahudi dan diterima oleh para paderi Kristian. Ini yang menjadikan Kristian berpecah kepada berpuluh-puluh mazhab. Dulu, cuma ada Kristian daripada mazhab Roman Katholik. Masing-masing menuduh masing-masing mazhab kafir. Inilah pula yang dibawa ke dalam dunia Islam.

Islam liberal begini mulai masuk pula ke Indonesia .. Mereka menguasai universiti dan media dengan dilindungi dan disokong dengan kuat oleh AS dengan berbilion-bilion USD. Ini menjadikan fakulti-fakulti pengajian Islam di universiti-universi ti di Indonesia sudah tidak ada lagi penuntut. Kini sudah ada fatwa di Indonesia bahawa perkahwinan lelaki sesama lelaki itu sah. Faraid dan Hudud sudah tidak relevan dan harus dibuang. Ini pun hampir difatwakan akhir-akhir ini oleh Majlis Agama Indonesia ... Ia sedang berkembang kerana tulisan-tulisan ini dipelopori oleh intelektual.

Sekarang, di Malaysia pun sudah terbawa-bawa. Begitu. Tulisan-tulisan yang liberal seumpama ini biasanya ditulis oleh wartawan-wartawan dalam akhbar-akhbar berbahasa Inggeris. Dulu Astora Jabat saja yang tulis dalam akhbar Melayu. Kini, Astora guna majalah Al Islam pula sebagai platform dengan ditukar namanya kepada Hussin Ab. Rahman. Kasim Ahmad pun sekarang sudah diberi tempat semula untuk menulis dalam Al Islam.

Keputusan kes pakai serban Ini ada laporannya dalam semua akhbar. Bagaimana 3 murid Islam memakai serban di sekolah telah diberhentikan dan kes mereka pula kalah di mahkamah. Sedang penganut agama lain kenapa bebas memakai serban dan mengamal agama mereka ? Ini satu penghinaan yang sungguh dahsyat ke atas Nabi kita dan Islam pada amnya.

Allah jadikan sembahyang berjemaah lima waktu. Ini bertujuan untuk melahirkan ukhwah. Hikmahnya cukup besar. Seorang orientalis buat kajian kenapa ada rakaat-rakaat dalam sembahyang.. . Orientalis yang akhirnya masuk Islam itu, sembahyang itu sebagai satu bentuk caj. Pertemuan bahu dengan bahu, kaki dan kaki dia akan caj kuasa rohani. Untuk itu, kita perlu kuatkan diri. Orang Hindu sedang kuatkan diri mereka. Mereka giat buat tokong Hindu. Di Perak misalnya, ada 2,000 tokong Hindu sedangkan masjid cuma 560 buah sahaja. Dan agama Hindu ini semakin menampakkan keganasan. Terdapat ramai juga orang Melayu yang diHindukan.. . Kini, Filem-filem Bollywood juga digunakan untuk mendakyahkan agama Hindu di seluruh dunia.

Harap kepada siapa?

Kita tidak boleh lagi harapkan pihak berkuasa JAKIM, Jabatan Agama atau pihak kerajaan untuk melindungi kita. Allah tidak amanahkan Islam, al-Quran dan Sunnah ini kepada kerajaan tetapi Allah amanahkan kepada setiap individu Muslim.

Allah S.W.T berfirman:
"Kami wariskan al-Quran itu kepada hamba-hamba Kami yang terpilih iaitu yang beriman kepada Allah; (bukan kepada kerajaan)."

Peringatan-peringat an Daripada Allah S.W.T.
Tsunami, gerak gempa bumi, ramai umat Islam yang mati. Ini peringatan. Kenapa di Acheh dan Bangladesh ? Bukan bermakna orang Acheh yang bermaksiat, tetapi mungkin maksiat berlaku di tempat lain.. Bagaimanapun, pada malam kejadian itu, ada permainan tari menari dan pesta minum arak di pantai yang berdekatan.

Demikian, sedikit ringkasan... Wallahu a'lam

Dato' Harussani Bin Zakaria
Mufti DiRaja Negeri Perak

Jika anda masih seorang Islam tolong sampaikan kepada seramai umat Islam demi kepentingan Islam dan survival generasi akan datang..

Semoga pembacaan ini mendapat rahmat dan kesedarn yg menebal untuk ISLAM demi ISLAM..

arena Hikmah
afifzahrah

Thursday, February 04, 2010

FALSAFAH CINTA

Simbolik

FALSAFAH CINTA

Jika kita mencintai seseorang,
kita akan senantiasa mendoakannya
walaupun dia tidak berada disisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan,
dua tangan untuk memegang,
dua telinga untuk mendengar
dan dua mata untuk melihat.
Tetapi mengapa Tuhan hanya
menganugerahkan sekeping hati pada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati
pada seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah Cinta ...

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal
jika kau masih ingin mencuba.
Jangan sesekali menyerah
jika kau masih merasa sanggup.
Jangan sesekali mengatakan kau tidak mencintainya lagi,
jika kau masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang
Kepada orang yang masih memiliki harapan,
walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya,
walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai,
walaupun mereka telah disakiti sebelumnya
Kepada mereka yang mempunyai keberanian
keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan

Jangan simpan kata-kata cinta
pada orang yang tersayang
sampai dia meninggalkan dunia
dan akhirnya kau terpaksa catatkan
kata-kata cinta itu pada pusaranya.
Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta
yang tersimpan di benakmu itu sekarang
selagi mereka masih ada.


Mungkin Tuhan menginginkan kita
bertemu dan bercinta dengan orang yang salah
sebelum bertemu dengan orang yang tepat,
dan kita harus mengerti
bagaimana berterima kasih atas kurnia tersebut
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis,
debu menjadi emas,
keruh menjadi bening,
sakit menjadi sembuh,
panas menjadi sejuk,
lapar menjadi kenyang,
dahaga menjadi lega,
jemu menjadi riang,
duka menjadi suka,
hujan menjadi ribut,
hitam menjadi putih,
kotor menjadi bersih,
gelap menjadi terang,
sengsara menjadi bahagia,
gelora menjadi tenang,
bodoh menjadi cerdik,
lupa menjadi ingat,
gila menjadi normal,
kalut menjadi stabil,
goyah menjadi kukuh,
rapuh menjadi utuh,
bengkok menjadi lurus,
takut menjadi berani,
cemas menjadi elegan,
lama menjadi baru,
hodoh menjadi cantik,
busuk menjadi wangi,
derita menjadi nikmat,
marah menjadi minat,
keras menjadi lembut,
hodoh menjadi kacak,
kusut menjadi kemas,
lembut menjadi keras,
benci menjadi suka,
kasih menjadi sayang,
sayang menjadi cinta,
rindu menjadi asyik,
mimpi menjadi realiti,
penjara menjadi taman,
syaitan menjadi malaikat,
neraka menjadi syurga,


Sungguh menyakitkan mencintai
seseorang yang tidak mencintaimu,
tetapi lebih menyakitkan
adalah mencintai seseorang
dan kau tidak pernah memiliki keberanian
untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kau ingin mencintai
atau memiliki hati seseorang,
ibaratkanlah seperti menyunting
sekuntum mawar merah.
Kadangkala kau mencium harum mawar tersebut,
tetapi kadangkala kau terasa bisa
duri mawar itu menusuk jari.

muhasabah hikmah

Hal yang menyedihkan dalam hidup
adalah ketika kau bertemu seseorang
yang sangat bererti bagimu,
hanya untuk menemukan bahawa
pada akhirnya menjadi tidak bererti
dan kau harus membiarkannya pergi.
Kadangkala kau tidak menghargai
orang yang mencintai kau sepenuh hati,
sehingga kau kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan
kerana perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar
siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi,
kiranya kau benar-benar mencintainya setulus hati.
Hati-hati dengan cinta, kerana cinta juga dapat membuat
orang sihat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus,
orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin,
orang biasa menjadi bisu, orang kuat menjadi lemah,
orang hebat menjadi putus asa, orang lembut menjadi kasar.

Jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.
Mungkin saja pada apa yang kau sayangi
atau cintai tersimpan keburukan di dalamnya
dan mungkin juga pada apa yang kau benci
tersimpan kebaikan di dalamnya.
Cinta kepada harta ertinya bakhil,
cinta kepada insan adalah alami,
cinta kepada diri ertinya bijaksana,
cinta kepada mati ertinya hidup,
dan cinta kepada Tuhan ertinya takwa

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut,
pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti,
pasti ia akan mati kelaparan.
Seandainya kau dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam,
tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih,
dirimu tak ubah
seperti gong yang bergaung atau sekadar canang yang gemericing.
Cinta adalah keabadian ...
dan kenangan adalah
hal terindah yang pernah dimiliki…
Cinta yang kekal abadi adalah cinta hamba kpd penciptanya!!! Itulah seagung2 cinta…CINTA YANG MAHA ESA…..

sememangya yang itu kita harapakan..moga pembacaan menjadi rahmta untuk semua..

arena Hikmah
*afifzahrah*
Rumah Pahang Lama
El-Abbas El-Aqqad
Nasr City, Cairo, EgYpT.

Sunday, January 31, 2010

Menyempe Kenangan Terindah Mase Kecik2

Kenangan Yang Terindah....

berus gigi time waktu rehat kat skolah rendah?....hmm, mesti pegang cawan warna-warni kan .
mencangkung kat tepi parit dgn classmates semua kat seblah...

ingat tak, misi kat skolah masuk kelas dgn list dentist appointment. Pastu bunyi gigi member
kite kene gerudi kat bilik sebelah. ada gigi yang berlubang, kene laa tampal.

ni sure korang igt...program minum susu di skolah. nak galakkan budak2 time tuh minum susu.
sekotak 30 sen jek beb...

Mesej

cikgu2 kalau nak denda, mesti guna pembaris panjang warna kuning tu.. pukul tapak tangan... kan ?

semangkuk mi sup ke, mihun sup ke, 50 sen jek kat kantin.

time skolah menengah, korang sure beli kasut skolah Bata BM Turbo atau Pallas Jazz.
ada yang suka kasut high-cut yang buatan china tu...ada yang suka stoking tebal laaa...

internet? email? Menda alah ape tu?

CD? ape tu? kaset tape penah laa dgr..
Tiket wayang pun 5 inggit je.

kite pegi kedai runcit, beli Chickerdis, Mamee, Kum Kum, UFO, O-Ya, Ding Dang chocolate balls
yang ada mainan kat dlm die, 'telur' keras warna warni, 'rokok' chewing gum, KIKI Bubble Gum.
tak dilupakan, 'Ti Kam'.. bile dah abih exam, main Monopoly la, Donkey la, Happy Family laa dlm class.

tapi bunyi loceng laa yang paling best skali. boleh beli aiskrim ngan apek kat luar skola tuh...

lagi satu loceng masa nak pegi rehat. tinggal kan keje skolah, jom kita pegi makan.
budak2 yg dpt Rancangan Makanan Tambahan (RMT) mesti kluar awal.

lagi satu yang seronok mase time Pendidikan Jasmani, PJ. main bola laa, rounders laa....

permainan kegemaran, main guli, batu seremban, penutup botol, batang aiskrim, 'Pepsi Cola one-two-three' ,
'Police & Sentry', main kejar2 duduk...

kita hilangkan dahaga dgn aiskrim 10 sen. yang tube aiskrim, ada byk2 color tu. kalau nak makan, kene
patahkan kat tengah2 die!

lipat kertas kecik2, pastuh buat lastik. hmmm..ni pun kita main dulu ni. baling2 kapur laa.

hmm...budak2 skarang, bagi diorg, diorg mane penah dgr lagu 'We Are the World, We Are the Children...'
dan lagu 'Uptown Girl' yang diorg tau, yg Westlife nyanyi....bkn Billy Joel nyanyi...

bagi diorg, ada satu je Jerman kat dunia ni, dan ade satu je Vietnam.

AIDS wujud sejak diorg lahir.

CD pun wujud time diorg lahir.

Michael Jackson dah putih dah time tu.

Diorg percaya Spiderman dgn Incredible Hulk tu filem2 baru.

Diorg tak bley bayangkan skrin hitam putih utk sebuah komputer.

Diorg tak penah tau pun 'Atari' dgn 'Game & Watch'.

Diorg tak percaya penah ada TV hitam putih... dan diorg skarang tak reti nak switch on TV kalau xde remote control.

dan diorg tak paham macam mane kite boleh survive dkt universiti tanpa handphone...

hmm...jom kite check, kite ni dah tua ke:

1. korg paham ape yang korang baca kat atas ni, dan korg sure tersenyum

2. kebanyakan member2 skolah menengah kite dah kawin

3. korg sure pelik bile nengok bdak2 kecik main komputer, selamba je

4. kita geleng kepala bile nengok bdak2 skolah menengah guna handphone

5. kita dah tak byk sembang2 dgn member melalui telefon lagi setiap hari

6. bile jumpe member lame dari semasa ke semasa, seronok bile bersembang pasal cerite2 lame, cerite2
kelakar yang kite alami mase dulu time kecik2, nakal2 dulu...

7. last skali, bile dah bace testimonial ni, korang akan terpikir utk forwardkan dkt member2 lame korg.
Sure diorg suke punye laa...hehehe

sesaje ni utuk mnggamit kenangan yg amt manis waktu kecik2 dahulu..

Thursday, January 28, 2010

MENCARI HAKIKAT

Ruang lingkup yang terbatas
Sempit membuatkan jiwa terkurung
Ada rasa yang bungkam
Memagar seluruh waras
Akal tidak kenal belas…
hikmah hakikat
Bersarang di dalam dada
Rasa yang memberontak untuk dibongkar
Berkecamuk di dalam hati
Meronta-ronta minta dikasihani
Lemas…
Dunia hitam ini kian merimaskan!

Berlegar soalan memenuhi fikiran
Berputar selirat jawapan cuba mencelah
Mencari makna sebuah pengharapan
Mencari erti satu kebebasan
Mencari tafsiran satu keinginan
Mencari hakikat akan kehidupan
Bilakah akan ketemu?


-Arena Kedamaian-
NINA HIDAYAH NN D.H

Bandar Jengka
28 Januari 2010

ZIKIR menurut HASSAN AL BANNA

Dalam Majmu’ Rasail Hasan al Banna di bahagian bertajuk Al Ma’thurat, beliau berkata:

“Saudara yang dihormati, jika anda memahami hakikat ini anda tidak sepatutnya merasa hairan jika seorang muslim sentiasa berzikir mengingati Allah dalam semua keadaan”.

Kata Imam asy-Syahid lagi:

“Nabi saw sendiri berzikir mengingati Allah dalam setiap keadaan.”

Huraian

Hasan al Banna mengakui wujudnya segelintir umat Islam yang sentiasa dalam keadaan berzikir. Pengalamannya ini adalah hasil sesi tarbiyyah sufi Tariqat Hasafiah yang pernah dilaluinya pada zaman-zaman awal kehidupan beliau. Beliau sangat mengkagumi tokoh tariqat ini iaitu Syeikh Abdul Wahhab al Hashafi bin Syeikh Hasanain al-Hashafi.

Sebenarnya Ikhwanul Muslimin tidak pernah menolak jemaah-jemaah tariqat sebagaimana yang didakwa oleh sebahagian orang, Cuma Ikhwanul Muslimin menolak jemaah tariqat yang ternyata sesat dan kurang bersetuju dengan ruang lingkup dakwah jemaah-jemaah tariqat lain yang tidak cukup luas. Mereka hanya memperjuangkan beberapa aspek pilihan sahaja daripada keseluruhan aspek yang ada dalam dakwah Islam itu. Ikhwanul Muslimin tetap menghormati dunia sufi dan peranannya.

Hasan al Banna menceritakan pendapatnya tentang dunia tasauf dalam “Muzakkirat Da’wah wad Da’iyah”. Tulis Dr. Yusuf Qardhawi (tokoh utama Ikhwan dewasa ini) dalam “At-Tarbiatul Islamiyyah wa Madrasatul Hassan al Banna”: “Di dalam tasauf itu terdapat kehangatan dan semangat serta pengaruh yang tidak terdapat pada golongan yang lain dan dalam ucapan mereka terkandung kekuatan yang tidak terdapat dalam ucapan orang lain.”

Inspirasi Bergambar

Tulis Hasan al-Banna dalam Detik-detik Hidupku sewaktu menyatakan pandangannya tentang tasauf:

“Tidak dapat dinafikan bahawa ilmu tasauf dan tariqat telah memainkan peranan penting dalam menyebarkan Islam di pelusuk dunia yang jauh. Penyebaran Islam tidak mungkin tercapai tanpa semangat berdakwah ahli-ahli sufi ini. Islam tersebar luas kerana usaha-usaha mereka ini.”


Tulis Imam al-Ghazali dalam kitabnya “Al Munqiz min adh’Dhalal” (Selamat daripada Kesesatan): “…aku berkeyakinan bahawa orang-orang sufi adalah golongan yang mengikut jalan yang hanya semata-mata menuju kepada Allah. Cara hidup mereka adalah sebaik-baik kehidupan dan tariqat yang diikuti adalah jalan yang paling tepat serta akhlak mereka adalah sebersih-bersih akhlak.” Pandangan al-Ghazali ini tentu sesuai dengan keperluan-keperluan dakwah di zamannya, sesuai dengan statusnya sebagai mujaddid bagi zaman itu. Dengan datangnya zaman yang baru dengan mujaddid yang baru iaitu Imam asy-Syahid sendiri, maka teknologi berdakwah turut berubah.

Seperti yang kita maklumi, ulama-ulama tasauf memang membiasakan diri mereka berzikir dalam segala keadaan. Yang dimaksudkan oleh Hasan al Banna di sini ialah zikir khafi iaitu zikir di dalam hati (tersembunyi) seperti “Allah, Allah”, “Laailahaillallah” dan sebagainya secara berterusan daripada seawal terjaga dari tidur (pada waktu pagi ketika mata belum terbuka tetapi hati telah sedar) hinggalah masuk tidur (di kala mata telah tertutup hinggalah kesedaran hilang akibat lena). Inilah “trend” ulama-ulama tasauf. Biasa kita lihat si ulama berbual atau memberikan kuliah tetapi tasbih di tangannya masih tetap berjalan. Inilah yang dimaksudkan dengan “Nabi saw sendiri berzikir mengingati Allah dalam setiap keadaan.”

Fahamilah perintah Allah:

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan solat, ingatlah Allah pada masa berdiri, pada masa duduk dan pada masa berbaring.”

(An-Nisa’ : 103)

Allah memerintahkan kita supaya selalu dalam keadaan berzikir, tidak kira semasa kita berdiri, ketika duduk mahupun sedang berbaring.

Bukanlah yang dimaksudkan itu zikir bersuara (terang-terangan) kerana zikir jenis ini akan terputus apabila kita berbicara, makan minum, masuk tandas, terkejut, sakit mulut dan sebagainya. Zikir di hati itulah yang dimaksudkan kerana ia boleh diamalkan tidak kira walau di mana kita berada.

Sabda Nabi:

“Zikir khafi itu melebihi zikir jahri dengan 70 kali ganda. Setelah hari kiamat, Allah mengembalikan semua makhluk ke tempat perhitungannya. Dan malaikat penjaga membawa apa yang mereka jaga dan apa yang mereka catat. Allah berfirman kepada malaikat penjaga: Perhatikanlah, masih adakah sesuatu yang tersisa daripada (amalan) hamba-Ku? Mereka menjawab: Tidak ada satu pun yang kami tinggalkan darpada apa yang kami tahu dan yang kami jaga melainkan kami batasi dan kami tulis dengan sebenarnya. Maka Allah pun berfirman (kepada hamba-Nya): Sesungguhnya kebaikanmu ada pada-Ku. Dan Aku akan membalasnya. Kebaikanmu itu ialah zikir khafi.”
(Baihaqi)

Dalam hadith lain:

“Zikir yang paling baik adalah zikir khafi dan rezeki yang paling baik ialah sesuatu yag mencukupi.”
(Ibnu Hibban & Baihaqi)

Bayangkan kita sedang berada di medan jihad dan sedang sibuk bergomol dengan musuh, ibadah apakah yang boleh kita lakukan? Tidakkah zikir khafi? Ketika kita menjeritkan, “Hei musuh-musuh Islam, kami datang memang untuk menemui syahid!” apakah ibadah yang boleh kita lakukan? Zikir di mulut pasti terhenti kerana kita perlu bersuara tetapi zikir di hati masih boleh terus berjalan. Maka zikir jenis ini amat sesuai dipraktikkan terutamanya ketika dalam kecemasan. Zikir khafi ini tidak mengganggu pekerjaan kita.

Dalam sebuah hadith qudsi:

“Aku (Allah) bersamanya (hamba-Ku) apabila dia berzikir kepada-Ku. Maka jika ia mengingati aku di dalam hatinya, nescaya Aku ingat pula kepadanya dalam diri-Ku.”
(Bukhari)

Itulah diriwayatkan bahawa ketika Tok Kenali (seorang tokoh sufi dan waliyullah Kelantan) hampir meninggal dunia, mulutnya sudah tidak bergerak tetapi anaknya masih dapat mendengar suara “Allah, Allah” dari dalam dada bapanya.

Siapakah Tok Kenali? Beliau ialah anak murid kepada seorang ulama besar iaitu Syeikh Ahmad al-Fathoni. Dalam majalah Seni Beladiri (artikel bertajuk “Ustaz Ahmad Che Din: Pertubuhan Gerak Seni Silat Abjad (Asli) Jabat Kilat” oleh Mohd Nadrin Wahab) diceritakan suatu ketika Syeikh Muhammad Abduh (Mesir) memerlukan seorang pemudahcara dalam dialognya dengan Syeikh Nasiruddin (Beirut), para ulama Mekah memanggil Syeikh Ahmad Fathoni. Ketika itu beliau adalah salah seorang ulama rujukan kerajaan Islam Uthmaniyyah. Syeikh Ahmad mencalonkan Tok Kenali.


Mulanya Syeikh Muhammad Abduh ragu akan kebolehan Tok Kenali. Setelah Tok Kenali mentafsirkan surah al-Fatihah selama 7 hari berturut-turut barulah Syeikh Muhammad Abduh akur dengan kelayakannya. Tok Kenali pun menyelesaikan dialog tersebut.

Diriwayatkan bahawa Saidina Abu Bakar pernah memberitahu Nabi Muhammad saw yang baginda sentiasa bersama-sama dengannya walaupun ketika di dalam tandas. Kalau benarlah riwayat ini, maka memang jelaslah Abu Bakar orang terbaik umat ini kerana dia mampu mengingati Allah dan Rasul-Nya sekaligus secara berterusan di dalam hati.

Namun kita janganlah hendaknya menyempitkan makna zikir itu terbatas kepada sebutan-sebutan “Subahanallah” , “Allah”, “Laailahaillallah” dan seumpamanya sahaja. Kalau ketika itu kita sedang berfikir tentang kebesaran Allah, bermonolog dalaman menyatakan kasih sayang kita kepada-Nya, membaca al-Quran (terutamanya dengan pemahaman) dan seumpamanya masih di kira sedang berzikir, sedang ingat kepada Allah SWT. Zikir-zikir yang diutamakan oleh Hasan al-Banna ialah zikir-zikir yang ma’tsur, yang jelas datang daripada Nabi Muhammad saw untuk mengelakkan sebarang keraguan. Dalam buku “At-Tarbiatul Islamiyyah wa Madrasatul Hassan al Banna” karya Dr. Yusuf Qardhawi tertulis di sana “Sebaik-baik zikir ialah membaca al-Quran”.

Kata Imam Nawawi dalam Al-Adzkar: “Ketahuilah bahawa keutamaan zikir tidaklah terbatas kepada tasbih, tahlil, tahmid dan takbir serta yang seumpama dengannya, akan tetapi setiap orang yang beramal kerana Allah Taala dengan ketaatan, maka ia pun berzikir kepada Allah swt (juga).” Demikianlah yang dikatakan oleh Said bin Jubair ra dan ulama lainnya.

Hadith Rasulullah saw:

“Apabila seorang lelaki membangunkan isterinya pada waktu malam kemudian keduanya bersembahyang dua rakaat bersama-sama, maka keduanya ditulis sebagai lelaki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah .”
(Abu Daud, Nasa’i & Ibnu Majah)

Sewaktu kita tiada sebarang pekerjaan, maka eloklah kita berzikir secara bersuara sebagaimana hadith yang dipetik oleh Hasan al Banna dalam risalahnya ini:

“Seorang lelaki berkata: “Wahai Rasulullah, syariat Islam terlalu banyak untuk saya. Sila beritahu saya suatu perkara yang saya boleh tumpukan”. Baginda bersabda: “Hendaklah lidahmu sentiasa basah kerana berzikir kepada Allah”.
(Turmizi)

Ada orang yang berzikir tetapi tidak lebih sebutan di mulut sahaja kerana hatinya memikirkan perkara lain. Berzikir di mulut dengan kehadiran hati adalah yang terbaik.

Namun dalam tarbiyyah Ikhwanul Muslimin, item zikir khafi tidaklah dimasukkan ke dalam sukatan kerana ia bukanlah perkara pokok yang Allah wajibkan untuk semua umat Islam menguasainya. Lagipun sangat banyak masa dan tenaga akan dihabiskan utuk menguasai item ini sedangkan banyak lagi kewajiban yang lebih penting sedang berada di barisan depan yang mesti dilaksanakan terlebih dahulu. Ia adalah sekadar pengkayaan (usaha secara sendiri-sendiri) sahaja kepada sesiapa yang mampu, mempunyai lebih masa dan telah menyelesaikan kerja-kerja Islam yang digariskan oleh jemaah.

Namun bagi Ikhwan, membiasakan diri berzikir tetap sangat penting sebagaimana wasiat kedua Imam asy-Syahid dalam 10 Wasiatnya:

“Bacalah al-Quran, telaahlah tafsirannya atau dengarlah orang lain membacanya, atau berzikirlah kepada Allah dan janganlah engkau menggunakan sebahagian daripada waktu untuk hal-hal yang tidak berfaedah.”

Imam asy-Syahid memetik hadith:

“Apabila satu kumpulan duduk berzikir kepada Allah Azza wa Jalla, malaikat akan mengelilingi mereka dan mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilimpahi ketenangan dan Allah akan menyebut-nyebut nama mereka kepada sesiapa yang ada di sisi-Nya.”
(Muslim)

Tulisnya lagi:

“Mungkin anda sendiri kerap bertemu dengan hadith-hadith yang menyebut bagaimana baginda terserempak dengan satu kumpulan yang sedang menyebut nama Allah berzikir di dalam masjid. Baginda memuji mereka dan tidak mencegah perbuatan mereka.”

Huraian

Ikhwanul Muslimin memang menganjurkan zikir beramai-ramai pada masa tertentu. Al Ma’thurat yang disusun oleh Imam asy-Syahid biasa sangat dibaca beramai-ramai dengan kelajuan yang sama. Ini menolak dakwaan sesetengah pihak mengatakan kononnya tokoh Ikhwan seperti Dr. Yusuf Qardhawi misalnya menolak majlis zikir secara beramai-ramai.

Hadith qudsi:

“Aku (Allah) bersamanya (hamba-Ku) apabila dia berzikir kepada-Ku. Maka jika ia mengingati aku di dalam hatinya, nescaya Aku ingat pula kepadanya dalam diri-Ku. Dan jika ia berzikir kepada-Ku secara berjemaah, nescaya Aku ingat kepadanya dalam kelompok jemaah yang lebih baik daripada mereka”

(Bukhari)

Sabda baginda saw:

“Tiadalah suatu kaum duduk berzikir kepada Allah pada suatu majlis melainkan malaikat mengelilingi mereka dan rahmat meliputi mereka, dan Allah mengingati mereka sebagai orang-orang yang dekat di sisinya.”

(Muslim)

Sabda baginda dalam hadith yang lain:

“Apabila kamu melewati kebun syurga, maka berkeliaranlah di situ.” Para sahabat berkata: “Apakah kebun syurga itu ya Rasulullah?” Rasulullah saw bersabda: “Majlis zikir”.

(Dipetik daripada kitab al-Adzkar oleh Imam Nawawi)

Rasulullah keluar mendatangi kelompok zikir dari para sahabatnya lalu bersabda: “Apakah yang menyebabkan kamu semua duduk?” Mereka menjawab: “Kami duduk berzikir kepada Allah swt dan memuji-Nya atas hidayah yang diberikan-Nya berupa agama Islam dan kurnianya-Nya kepada kami”. Beliau bersabda: “Demi Allah, hanya kerana itukah kamu duduk? Sesungguhnya aku tidak menyuruh kamu semua bersumpah sebagai tuduhan terhadap kamu semua, akan tetapi Jibril datang kepadaku dan menceritakan kepadaku bahawa Allah swt membanggakan kamu semuaa kepada para malaikat.”

(Muslim)


Hj.Zulkiflee
Perubatan Islam Nur Syfa`
Taman Sri Watan, Ampang
016-6353 601