Thursday, January 31, 2013

‎9 Mimpi Nabi Muhammad SAW

‎9 Mimpi Nabi Muhammad SAW selepas baca SILAKAN SHARE..... Daripada Abdul Rahman Bin Samurah ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda: "Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi-mimpi yang menakjubkan pada malam aku sebelum di Israqkan........" 1. Aku telah melihat seorang dari umatku telah di datang oleh malaikatul maut dengan keadaan yg amat mengerunkan untuk mengambil nyawanya,maka malaikat itu terhalang perbuatannya itu disebabkan oleh KETAATAN DAN KEPATUHANNYA KEPADA KEDUA IBUBAPANYA. 2. Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan azab kubur yang amat menyiksakan, diselamatkan oleh berkat WUDUKNYA YANG SEMPURNA. 3. Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan dan iblis-iblis lakhnatullah, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA YANG TULUS IKHLAS kepada Allah.
4. Aku melihat bagaimana umatku diseret dengan rantai yang diperbuat daripada api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulut dan dikeluarkan rantai tersebut ke duburnya oleh malaikut Ahzab,tetapi SOLATNYA YANG KHUSUK DAN TIDAK MENUNJUK-NUNJUK telah melepaskannya dari seksaan itu. 5. Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga di halang dari meminumnya,ketika itu datanglah pahala PUASANYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT memberi minum hingga ia merasa puas. 6. Aku melihat umatku cuba untuk mendekati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpulan-kumpulan, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUB DENGAN RUKUN YANG SEMPURNANYA sambil ke kumpulanku seraya duduk disebelahku. 7. Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadan gelap gelita di sekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang-benderang. 8. Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidak pun membalas bicaranya,maka menjelmalah SIFAT SILATURRAHIMNYA DAN TIDAK SUKA BERMUSUH-MUSUHAN SESAMA UMATKU lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya,lalu berbicara mereka dengannya. 9. Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukanya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA YANG IKHLAS KERANA ALLAH SWT lalu menabir muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut. BERSABDA RASULULLAH SAW: "SAMPAIKANLAH PESANANKU KEPADA UMATKU YANG LAIN WALAUPUN DENGAN SEPOTONG AYAT"

Wednesday, January 30, 2013

Empat perkara merosakan mata ~ IMAM SYAFIE:

‎"PETUA IMAM SYAFIE: Empat perkara merosakan mata
1. Memandang najis 2. Melihat orang dibunuh 3. Melihat kemaluan 4. Membelakangi kiblat

Tuesday, January 29, 2013

IJTIHAD

IJTIHAD Jalur sinar di bilah hari ada bening di muncung rumput anugerah Tuhan kupungut larut dalam fikir sang fakir.
-Ahmad Sirajuddin Mohd Tahir, (Nur Addin), Seri Iskandar, Perak

Saturday, January 26, 2013

TAKUT KEHILANGAN

TAKUT KEHILANGAN Sahabat Hikmah... Seorang anak yang tengah dirawat di Rumah Sakit karena mengidap penyakit kelainan pada paru-parunya, bertanya kepada kedua orangtuanya. “Papa Mama lebih takut kehilangan aku atau sama yang menciptakan aku?” Kedua orangtuanya terkejut begitu mendengar pertanyaan anaknya, hingga akhirnya mereka mencoba memberikan jawaban. Meskipun akhirnya linangan air mata yang lebih dahulu membasahi wajah mereka. “Kami memang tidak ingin kehilangan kamu, tapi kami juga lebih takut kehilangan Allah yang telah menitipkan kamu.”
Si anak kemudian tersenyum bahagia setelah mendengar jawaban kedua orangtuanya...dan tak lama kemudian si anak meninggal dunia dengan senyum yang begitu indah, sungguh terlihat ketenangan yang menghiasi raut wajahnya. Di dalam segenggam hati manusia, pada dasarnya mereka masih menyimpan rasa takut kehilangan kepada orang-orang yang disayanginya. Namun saat sebuah pilihan diberikan dan harus segera mendapatkan jawaban, maka suara hati yang suci akan berusaha mengatakan kepada kita tentang hal yang sesungguhnya. Dan sesungguhnya keadaan seperti ini telah dijelaskan di dalam Al Qur’an. Tentang kisah perjalanan hidup dari Nabi Ibrahim, saat dimana Nabi Ibrahim diminta untuk mengorbankan rasa cintanya kepada anaknya yaitu Nabi Ismail. Dan sekaligus untuk mengetahui akan seberapa besar Nabi Ibrahim meletakkan rasa cintanya yang sesungguhnya kepada Allah. Seperti itulah cara Allah menguji kesetiaan hamba-Nya yang pernah berjanji dan bahkan seringkali mengungkapkan akan rasa cinta mereka kepada-Nya. Lalu bagaimana halnya dengan komitmen kita yang hampir setiap saat berjanji kepada Allah melalui serangkaian bacaan Iftitah dan kalimat Syahadat yang seringkali kita baca dalam hampir setiap sholat? Serangkaian kalimat yang syarat dengan janji antara seorang hamba dengan Sang Maha Penciptanya, namun seiring itu juga, janji tersebut mulai terlupakan atau mungkin hanya menjadi kalimat pelengkap di dalam sholat.

Friday, January 25, 2013

SESUATU YANG PERLU DIRENUNGKAN

>>> SESUATU YANG PERLU DIRENUNGKAN <<< Sesuatu yang Baik, BELUM TENTU Benar. Sesuatu yang Benar, BELUM TENTU Baik. Sesuatu yang Bagus, BELUM TENTU Berharga. Sesuatu yang Berharga/Berguna, BELUM TENTU Bagus. PIKIRAN dan MULUT Merupakan Suatu Kombinasi. Semakin Banyak kita Berbicara Tentang DIRI SENDIRI, Semakin Banyak pula Kemungkinan Kita untuk BERBOHONG. Jika kita Tidak Bisa menjadi Orang Pandai, JADILAH ORANG YANG BAIK. LIDAH kita yang Menentukan SIAPA KITA. Jika Kejahatan di balas Kejahatan, maka itu adalah DENDAM. Jika Kebaikan dibalas Kebaikan itu adalah PERKARA BIASA. Jika Kebaikan dibalas Kejahatan, itu adalah ZALIM. Tapi jika Kejahatan dibalas Kebaikan, itu adalah MULIA dan TERPUJI.
Sesungguhnya sebagian Perkataan Itu Ada yang Lebih Keras dari Batu, Lebih TAJAM dari Tusukan JARUM, Sesungguhnya HATI adalah LADANG, maka Tanamlah Ia dengan Perkataan yang Baik, karena jika Tidak Tumbuh Semuanya (Perkataan yang Tidak Baik) niscaya TUMBUH sebagiannya. Nasihat yang Baik Tidak Pernah Datang Terlambat. IRI HATI yang Ditunjukan kepada Seseorang akan MELUKAI DIRI SENDIRI, Kita Cuma Bisa HIDUP SEKALI SAJA DI DUNIA, tetapi jika kita Hidup dengan Benar, Sekali Saja Sudah CUKUP. Jika kita Tidak Memulai Hari Ini dengan Senyuman, Belum Terlambat untuk Mencobanya Pada Hari Esok. Seorang TEMAN SEJATI Akan Membuat kita Hangat dengan KEHADIRANNYA, MEMPERCAYAI akan Rahasianya dan MENGINGAT kita dalam DOA-doanya. Doa Memberikan KEKUATAN pada Orang yang LEMAH, MEMBUAT Orang Tidak Percaya Menjadi Percaya dan MEMBERIKAN Keberanian pada Orang yang KETAKUTAN. Jika kita berbuat Baik, Kebaikan pula yang Akan Kita Terima Kelak. PERSAHABATAN SEJATI Layaknya KESEHATAN, Nilainya Baru kita SADARI Setelah kita KEHILANGANNYA. Seorang Sahabat adalah yang Dapat MENDENGARKAN Lagu di dalam HATI kita, Dan Akan MENYANYIKAN Kembali tatkala kita Lupa akan Bait-baitnya, Bertemanlah dengan Orang yang Suka akan KEBENARAN, Dialah HIASAN Dikala Kita Senang dan Perisai diwaktu kita Susah. Namun kita Tidak Akan Pernah Memiliki seorang Teman, jika kita Mengharapkan Seseorang tanpa Kesalahan. Karena Semua Manusia itu Baik, Kalau kita Bisa MELIHAT KEBAIKANNYA dan MENYENANGKAN kalau kita bisa Melihat KEUNIKANNYA, Tapi Semua Manusia itu Akan BURUK dan MEMBOSANKAN kalau kita TIDAK BISA MELIHAT KEDUANYA. Kenangan Indah Masa Lalu HANYA untuk DiKENANG, Bukan untuk diINGAT-ingat. Rasa TAKUT Bukanlah Untuk diNIKMATI, tetapi Untuk diHADAPI. Orang Bijaksana Selalu MELENGKAPI KEHIDUPANNYA Dengan Banyak PERSAHABATAN. Hiduplah Sesuka Hati kita, Sesungguhnya kita Pasti Mati. Cintai siapa saja yang kita senangi, Sesungguhnya kita pasti akan berpisah dengannya. Lakukan apa saja yang kita kehendaki, Sesungguhnya kita akan memperoleh balasannya. KEMARAHAN Hanyalah Satu Kata yang Dekat dengan BAHAYA, Pikiran yang Besar Membicarakan Ide-ide, Pikiran yang Rata-rata Membicarakan Kejadian-kejadian, Dan Pikiran yang Kerdil Membicarakan Orang-orang. Tak Seorang pun Sempurna tetapi Manusia adalah Mahluk yang Paling Sempurna, Mereka yang Mau BELAJAR dari KESALAHAN adalah BIJAK, Menyedihkan Melihat Orang Berkeras bahwa mereka benar meskipun Terbukti Salah. Bila kita Mengisi Hati kita dengan PENYESALAN untuk MASA LALU, DAN kekhawatiran untuk Masa Depan, kita Tak Memiliki hari ini untuk kita Syukuri, Sekali Tidak Berhasil Bukan Berarti Gagal Selamanya, KEBAHAGIAAN TAKKAN PERNAH BISA DIBELI DENGAN UANG, BELAJARLAH DARI KESALAHAN ORANG LAIN, Kita Tidak Dapat Hidup Cukup Lama untuk, Mendapatkan Semua Itu dari Dirimu Sendiri. -----------------------------------------------------------------------

Thursday, January 24, 2013

Al-Safinah al-Qadiriyah

Al-Sheikh Abdul Qadir Al-Jelani Al-Hasani, Quddisasirruhu menyatakan kelebihan berselawat ke atas nabi di dalam kitabnya Al-Safinah al-Qadiriyah. Beliau meriwayatkan drpd Ibnu Farhun berkata ” Berselawat kepada nabi Muhammad s.a.w. itu mempunyai empat puluh dua kelebihan. Perkara ini tertulis dalam kitabnya Hadaiq Al-Anwar”
1. melaksanakan perintah Allah s.w.t 2. bersamaan dengan selawat Allah s.w.t. kepada Rasulullah S.a.w. 3. mendapat ganjaran 10x selawat drpd Allah atas setiap kali selawat yang diucapkan ( selawat drpd Allah s.w.t. bererti rahmat 4. bersamaan dengan selawat para malaikat 5. dikurniakan oleh Allah s.w.t. 10x dari darjat atas setiap satu-satu selawat 6. dituliskan oleh malaikat 10x kebaikan atas setiap selawat 7. dihapuskan oleh Allah s.w.t. 10x kejahatan atas setiap selawat 8. segala doa akan diperkenankan oleh Allah s.w.t. 9. mendapat syafaat dprd Rasulullah s.a.w. 10. mendapat keampunan Allah s.w.t. dan akan ditutup segala keaiban 11. Allah s.w.t. akan menutupi segala dukacita 12. dikurniakan maqam hampir kepada Rasulullah s.a.w. 13. mendapat darjat al-sidq 14. ditunaikan segala hajat 15. selamat sejahtera pada hari kiamat 16. Allah s.w.t dan para malaikat akan berselawat ke atas individu yang berselawat 17. mendapat khabar gembira daripada Allah s.w.t. dengan balasan syurga 18. selamat sejahtera pada huru-hara hari kiamat 19. Rasulullah s.a.w. akan menjawab secara langsung ke atas setiap selawat yang dibacakan 20. mudah mengingat semula perkara-perkara yang lupa 21. mendapat kedudukan yang baik pada hari kiamat serta tidak akan kecewa pada hari itu 22. tidak akan merasai fakir 23. terpelihara dari dihinggapi sifat bakhil 24. mendapat kesejahteraaan drpd doa Rasulullah s.a.w 25. selawat akan menjemput setiap pengucapnya ke jalan syurga 26. menjauhkan seseorg itu drpd terlibat dalam majlis-majlis yang tidak disebut padanya nama Allah dan rasulNya atau drpd majlis-majlis lagha 27. berselawat menyempurnakan kalam pujian Allah s.w.t. apabila disebut “Alhamdulillahirabbil’alamin” di dalam doa, maka akan disambut selepas itu dengan selawat ke atas Nabi Muhammad s.a.w 28. selamat melintasi titisan sirat al-mustaqim pada hari kiamat 29. terpelihara drpd sifat kasar dan gelojoh 30. disambut oleh Allah s.w.t. pada hari kiamat dengan kata-kata pujian yang lunak
31. mendapat keberkatan Alalh 32. mendapat kesempurnaan iman 33. kasih dan cinta kepada Rasulullah s.a.w. 34. mendapat hidayah daripada Allah dan dikurniakan hati yang sentiasa hidup mengingati Allah s.w.t. 35. setiap selawat yang dibaca akan dibentagkan di hadapan Rasulullah s.a.w. secara langsung 36. teguh pendirian dengan kebenaran 37. berselawat bererti kita menunaikan sebahagian daripada hak-hak Rasulullah s.a.w. kea tas diri kita. di samping itu ia dianggap mensyukuri nikmat Allah s.w.t. yang mengurniakan dan mengutuskan Rasulullah s.a.w. kepada kita. 38. berselawat juga bererti zikrullah, bersyukur serta mengiktiraf segala nikmat yang dikurnikan oleh Allah s.w.t. 39. mendapat balasan rahmat yang luas daripada Allah s.w.t. 40. berselawat bereti melengkapkan pengertian berdoa dan memohon kepada Allah s.w.t. ke atas Rasulullah s.a.w. dan kepada diri sendiri 41. antara kelebihan yang paling hebat kepada setiap individu ialah akan terjelma gambaran Rasulullah s.a.w. dalam jiwanya 42. dikurniakan oleh Allah s.w.t. maqam seorang Syeikh dan Murabbi. Sumber dari : http://albakriah.wordpress.com/

Wednesday, January 23, 2013

Setulus Cinta Nabi MUHAMMAD S.A.W

Setulus Cinta Nabi Muhammad Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap, Rasulullah s.a.w. dengan suara terbatas memberikan kutbah."Wahai umatku, kita semua berada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al-Quran dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku."Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba."Rasulullah akan meninggalkan kita semua," keluh hati semua sahabat kala itu.Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.
Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya.Tetapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk. "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?""Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang."Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah,Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggil Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini."Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah."Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega,matanya masih penuh kecemasan."Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi."Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?""Jangan risau, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: "Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan-lahan ruh Rasulullah ditarik. Seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang."Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengadu. Fatimah terpejam. Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka."Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu."Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi."Ya Allah, dahsyat sungguh maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya."Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku (peliharalah solat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.)"Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan."Ummatii, ummatii, ummatiii.. (Umatku, umatku, umatku).."Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.Kini, mampukah kita mencintai seperti Baginda mencintai kita? Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.Sahabat-sahabat muslim sekalian, marilah kita renungkan kembali pengorbanan Rasulullah kepada umatnya, betapanya cintanya Rasulullah kepada umatnya agar timbul kesedaran untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita. Kerana sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka.Pernahkah kita menangis untuk Rasulullah s.a.w? Sedangkan di akhir hayat baginda menangis kerana kita. Renungkanlah...- Artikel iluvislam.com

Tuesday, January 22, 2013

kata2 Motivasi & perangsang

Manusia yang berjaya akan memperolehi keuntungan daripada kesilapannya, dan mencuba lagi dengan cara yang lain. Kegagalan bermakna bahawa anda belum berjaya lagi. Ingatlah bahawa anda boleh gagal dalam apa sahaja dalam hidup asalkan tidak menjadi seorang yang gagal. Kegagalan bukan bermakna anda tidak mencapai apa-apa.Ia bermakna anda telah mempelajari sesuatu. Wang bukanlah segala-galanya, namun ia pasti menjadi penghubung dengan anak-anak anda.
Ramai orang yang masih bergantung kepada kerja-kerja yang bergaji rendah kerana mereka takut gagal jika mencuba kerja lain. Kesilapan adalah bukti bahawa seseorang itu telah mencuba membuat sesuatu perkara atau pekerjaan. Kesilapan mengajar kita tentang apa yang perlu kita pelajari selepas itu. Apa yang anda pelajari selepas kegagalan sahaja yang dikira.Kegagalan itu sendiri tidak dikira. Anda tidak gagal.Anda hanya menemui cara yang tidak berkesan. Kesilapan adalah realiti kehidupan.yang penting adalah tindakbalas terhadap kesilapan itu. Jika anda inginkan sebuah tempat di matahari,bersedialah untuk terbakar. Anda tidak harus berkata KENAPA SAYA? Anda seharusnya bersyukur kerana ANDA telah dipilih. Malah kesilapan pun mungkin menjadi perkara penting bagi menjamin kejayaan yang bernilai. Sekiranya anda mahu mengambil seorang pekerja,pastikan dia pernah gagal sebelumnya. Kegagalan bukan bermakna anda tidak berusaha bersungguh-sungguh.Kegagagalan itu hanya bermakna anda perlu mengambil masa yang lebih lama untuk berjaya. Sekiranya kita bersaing dengan diri kita sendiri dan kita mengalami kegagalan, siapakah yang menang?Fikirkanlah!. "Lulus" dan "Gagal" adalah cara lama mengkategorikan seseeorang.Cara baru ialah "pengetahuan" dan"Kejahilan". Jangan takut dan segan untuk setiap tindakan yang anda lakukan.Seluruh kehidupan adalah satu ujian. Mungkin tiada kegagalan bagi orang yang terus berjuang. Ramai orang mencari tempat yang selamat,tetapi akhirnya tersangkut! Impian yang tidak terlaksana adalah impian yang terpenjara oleh musuh nombor satu-iaitu takut GAGAL!! Tiada siapa yang berha mengecap anda sebagai orang yang gagal,kecuali diri anda sendiri. Sekiranya anda menemui sebuah laluan tanpa halangan, ia mungkin tidak membawa anda ke mana-mana. Kesialpan-kesilapan memberitahu kita tentang apa yang perlu kita pelajari. Apabila anda telah sampai ke penghujung tali......dan tiada lagi simpulan untuk bergantung......lompatlah ke tali yang lain. Kegagalan hanyalah satu peluang untuk anda mencuba lagi untuk berjaya!!. Orang yang kurang berani untuk memulakan sesuatu, sebenarnya telah tewas!!. Kita tidak mungkin dapat mempelajari sesuatu perkara kecuali kita bersedia untuk gagal terlebih dahulu. Cara yang terbaik untuk belajar untuk menjadi pemenang ialah belajar daripada orang-orang yang pernah kalah atau tewas dalam sesuatu pertandingan,perbuatan atau sebagainya. Kegagalan dalam hidup adalah menjadi seorang yang tidak belajar daripada kegagalannya itu. Sekali gagal, tidak bermakna anda telah tewas,.....anda hanya tewas apabila anda telah berputus-asa. Hanya orang yang berani GAGAL DENGAN TERUK mempunyai harapan untuk BERJAYA DENGAN HEBAT sekiranya dia mempelajari sesuatu daripada kegagalannya itu. Kesilapan adalah sebahagian daripada hutang yang perlu dilangsaikan sepanjang hayat. Hadiah paling berharga hanya diberikan kepada orang yang menemui kegagalan tetapi dia tidak pernah berundur atau merungut atau berputus-asa. Setiap orang mempunyai keazaman yang kukuh untuk mencapai matlamat sehingga mampu mengenepikan kegagalan dalam usaha tersebut. Orang yang kalah membayangkan hukuman bagi kegagalan.Orang yang menang membayangkan ganjaran bagi setiap kejayaan. Terseradung bukannya terjatuh. Sekiranya anak-anak diasuh untuk takut mencuba sesuatu yang baru kerana takutkan kegagalan,mereka tidak akan menjadi orang berani kelak. Dalam percubaan-percubaan yang hebat, adalah dianggap cemerlang meskipun gagal. Jika pada awalnya anda tidak berjaya,cubalah cari kembali arah haluan yang pernah anda lemparkan ke dalam tong sampah. Apabila anda kaya,fikirkanlah saat-saat anda pernah miskin dahulu. Kita memerlukan kegelapan untuk melihat bintang. Hidup adalah satu kesilapan yang berterusan di mana kita belajar untuk menjadi sempurna. Salah satu kesilapan besar yang boleh kita lakukan dalam hidup ini adalah sentiasa takut untuk melakukan kesilapan. Jangan berputus-asa kerana biasanya anak kunci terakhirlah yang dapat membuka kumci. Sekiranya anda mengalami kegagalan lebih awal,kegagalan berikutnya kurang terasa pedih. Kesilapan demi kesilapan membawa seseoarang menemui kebenaran hakiki. Perkara paling penting apabila berhadapan dengan keadaan yang kurang menyenangkan adalah dengan memberikan perhatian terhadap apa yang perlu dibuat selepas ini,bukannya mencari-cari-apa silapnya. Kesulitan menyerlahkan sifat sebenar manusia. Pada pendangan saya,sekiranya anda mahukan pelangi, kenalah hujan dahulu. Saya boleh menerima kegagalan kerana setiap orang gagal dalam sesetengah perkara.tetapi saya tidak boleh menerima orang yang tidak berani mencuba. Anda bukannya gagal.Anda hanya tidak tahu beberapa perkara lagi. Satu kesalahan tidak akan menjadi kesilapan sehinggalah anda membetulkannya. Kegagalan tidak menjadikan anda seorang yang gagal sekiranya anda tidak berputus-asa untuk mencuba lagi. Saya tidak membahagikan dunia kepada yang lemah dan gagah,atau yang berjaya dan gagal,juga bukan di antara yang boleh melakukan sesuatu atau sebaliknya.Saya membahagikan dunia kepada mereka yang belajar dan tidak belajar. Perasaan takut untuk melakukan kesilapan menghalang seseorang daripada mengesani potensi diri atau merasakan kehebatan dalam diri sendiri. Setiap kegagalan adalah suatu pengajaran yang mendorong seseorang untuk mencuba pendekatan baru yang tidak pernah dicuba sebelum ini. Jangan katakan kegagalan itu kesilapan.Katakan kegagalan itu adalah pengajaran. Anda tidak akan mengetahu tentang diri sendiri menerusi kejayaan.Anda mengetahuinya menerusi kegagalan dan kesilapan. Janganlah takut untuk mengakui kesilapan.Ia samalah seperti mengatakan bahawa anda lebih bijak pada hari ini berbanding dengan semalam. Kegagalan bukan bermakna anda seorang yang bodoh mencuba.Ia bermakna anda mempunyai keberanian untuk melihat apa yang tidak boleh dilakukan. PERINGATAN!!! INI ADALAH SEBAHAGIAN DARIPADA KATA-KATA PEMBANGKIT SEMANGAT SAHAJA DAN BUKANNYA FALSAFAH ATAU HADIS ATAU AYAT AL-QURAN.ANDA DINASIHATKAN SUPAYA MEMBACA KATA-KATA INI SEBAGAI PENGETAHUAN SAHAJA.ASASNYA,APA-APAPUN PEKERJAAN YANG ANDA LAKUKAN HENDAKLAH DILAKUKAN BERSUNGGUH-SUNGGUH DAN TIDAK BERPUTUS-ASA DAN BERSERAH KEPADA ALLAH S.W.T APABILA ANDA TELAH BERUSAHA.INSYA-ALLAH ANDA AKAN BERJAYA!!.

Monday, January 21, 2013

SECEBIS CERITA DUKA DARI GANGNAM

KISAH BENAR: SECEBIS CERITA DUKA DARI GANGNAM oleh Mohamad Sidik pada pada 7hb Oktober 2012 pukul 12.14 ptg Malam tadi setelah keluar dari masjid seusai selesai solat Isyak di masjid berdekatan dengan rumah, saya berjalan kaki seorang diri pergi ke sebuah kedai makan untuk makan malam. Pengunjung di kedai makan yang saya tuju itu agak ramai dan boleh dikatakan hampir kebanyakan meja di kedai ter sebut sudah penuh. Saya memilih untuk duduk di salah sebuah meja di bahagian paling hujung seorang diri yang ketika itu tiada orang di meja tersebut. Apabila pelayan datang saya pun memesan makanan yang saya mahu. Selepas beberapa ketika pelayan tersebut pergi datanglah pula seorang gadis muda berkulit cerah berjubah dan bertudung hitam gaya wanita Arab ke meja saya seraya bertanya,
"Tuan, boleh saya duduk di sini..? Kamu lihat, tempat-tempat di meja lain semua sudah penuh.." "Oh, ok.. tak mengapa. Silakan duduk.." jawab saya agak terkejut dengan sapaan gadis itu. Perbualan kami dalam bahasa Inggeris. Kemudian pelayan datang kepadanya dan dia hanya memesan 'fresh orange' untuk minuman. Apabila pelayan pergi saya memberanikan diri bertanya kepadanya dengan rasa pelik, "Kamu seorang diri sahaja? Dan kamu kelihatan bukan orang Malaysia, bukan?" Dia mengangkat wajahnya dari telefon pintarnya ke arah saya lalu menjawab dengan tersenyum, "Oh saya dari Korea Selatan, dan saya ingin ke rumah seorang kawan.." "Oh Korea Selatan.. sekarang negara itu sedang 'famous' dengan tarian Gangnam Style.." jawab saya spontan bersahaja sambil tersenyum dan menganguk-angguk sendirian tatkala mata gadis itu kembali ke telefon pintarnya sambil menggerak-gerakkan jarinya di atas skrin sesentuh dan kadangkala dia juga tersenyum seorang diri melayan sesuatu dari telefon pintarnya. "Gangnam Style..? Apa yang kamu tahu tentangnya.. ia tarian yang dilaknat Tuhan. Saya menganggapnya diilhamkan oleh Iblis kepada artis itu." jawabnya dengan nada yang tegas dan berani. "Oh ok ok, minta maaf..saya tak bermaksud menyinggung perasaan kamu.." jawab saya serta-merta. Perbualan terhenti seketika beberapa lama. Selepas kira-kira 15-20 minit pelayan kembali datang dengan membawa pesanan saya dan minuman gadis itu. "Kamu mahu tahu apa yang saya tahu tentang Gangnam?" tanya gadis kembali itu kepada saya. "Jika kamu berminat untuk bercerita kepada saya, saya akan mendengarnya…" jawab saya dengan tenang sambil mula menghirup jus tembikai susu yang saya pesan. "Ok sekejap beberapa minit, selepas saya membalas mesej-mesej ini.." jawabnya sambil jari-jemarinya ligat bermain di dada skrin telefon pintarnya. Saya hanya mengangguk-angguk sambil mengangkat kening dan mula menyuap makanan dengan sudu ke dalam mulut walaupun saya sedar bahawa memakan dengan menggunakan tangan itu lebih menepati Sunnah Rasulullah SAW. "Baik, sekarang saya akan bercerita tentangnya.. ia sesuatu yang menarik tetapi pelik dan menakutkan." kata gadis itu kembali. "Ok, seakan-akan ada satu perkara besar yang kamu ingin sampaikan kepada saya." jawab saya kembali sambil mulut mengunyah nasi. Kemudian dia diam kira-kira sepuluh saat, mengambil nafas lalu memulakan ceritanya kepada saya, "Di Gangnam ada satu pertandingan pelik yang diadakan untuk gadis-gadis muda untuk menjadi perempuan-perempuan simpanan bagi orang-orang kaya dan para jutawan. Kebanyakan gadis muda yang menyertai pertandingan tersebut adalah mereka yang ingin mencuba nasib apabila gagal mendapat tempat dalam pekerjaan atau terlalu teruja untuk menikmati hidup mewah bersama orang-orang kaya… mereka dijanjikan dengan hadiah yang sangat lumayan, kereta mewah, jet peribadi dan rumah besar seperti istana dengan kolam renang jika memenangi pertandingan tersebut." Kemudian dia diam lagi... kali ini dia pula meminum minuman 'fresh orange'.. dia diam dengan agak lama tanpa berkata apa-apa. "Ok, kemudian..?" tukas saya lagi ingin tahu. "Oh, ia sesuatu yang amat dahsyat dan keji dan saya hampir tidak mahu menceritakannya kepada kamu. Tapi saya akan cuba ceritakannya juga agar kamu dapat tahu apa kisah benar yang berlaku.." sambungnya lagi. "Iya, sila sambung lagi... saya memang ingin tahu tentangnya." balas saya lagi. "Ok... Pertandingan itu, untuk sampai ke tempat pertandingan tersebut, para peserta yang terdiri daripada perempuan-perempuan muda yang cantik masing-masing dikehendaki menunggung seekor kuda kira-kira 500 meter dari tempat para peserta berkumpul ke tempat pertandingan yang merupakan sebuah istana besar dan mewah milik seorang jutawan di Gangnam. Kamu bayangkan, mereka semuanya menunggang kuda dengan memakai kasut tumit tinggi, baju jarang dan skirt singkat yang seksi sambil diiringi pihak penganjur pertandingan dengan helikopter.." "Setelah sampai di sana mereka disambut oleh pihak penganjur di istana itu dan dibahagikan kepada dua kumpulan. Setiap kumpulan akan melalui dua laluan yang berbeza. Pertandingannya ialah laluan berhalangan untuk sampai ke destinasi yang terakhir. Ia seperti pertandingan dalam rancangan ‘Wipe Out’ di dalam TV jika kamu pernah melihatnya. Setelah sampai di destinasi terakhir pula, para peserta yang berjaya dari dua kumpulan itu akan bertarung pula sesama sendiri. Jika pihak lawan tewas maka peserta yang masih bertahan akan dianggap sebagai pemenang dan mendapat wang bernilai jutaan USD. Laluan berhalangan itu sangat berbahaya, namun para peserta hanya melakukannya dengan memakai kasut tumit tinggi dan pakaian seksi mereka sambil disaksikan dan disorak oleh para jutawan yang melihat aksi-aksi mereka tersebut dari sebuah ruang balkoni bilik mewah di istana tersebut. Saya tidak pasti ianya dirakam ataupun tidak." Terus-terang, ia adalah pertandingan membunuh diri yang paling gila…" "Ok, kemudian.. apa yang berlaku?" tanya saya mencelah dengan rasa teruja. "Satu ketika di salah satu trek, para peserta dikehendaki memanjat palang-palang besi untuk melintasi salah sebuah menara di istana tersebut, palang tersebut sangat tinggi dan di bawahnya ada kolam renang. Di satu sudut yang lain, para jutawan pula menyaksikan aksi-aksi peserta dari dalam sebuah bilik mewah sambil menikmati hidangan dan minuman arak yang mahal bersama gadis-gadis mereka." "Ramai perserta ketika itu yang terjatuh ke bawah ketika cuba memanjat palang-palang besi tersebut. Ada yang terhempas ke lantai dan kepalanya pecah. Ada yang patah tangan dan kaki. Ada yang pecah badannya. Kolam renang tersebut penuh dengan darah dan ada yang mati lemas ketika jatuh ke dalamnya setelah gagal untuk berenang keluar dari kolam renang yang dalam tersebut. Mereka semua para gadis yang tidak berupaya dan mereka sangat kasihan." "Yang lebih keji daripada itu, mereka yang tercedera ketika itu langsung tidak dibantu.. malah dibiarkan sahaja untuk disorak dan ditertawakan oleh para jutawan yang melihat mereka sepanjang pertandingan. Akhirnya apa yang saya tahu, hanya dua orang gadis sahaja yang berjaya melepasi laluan itu daripada keseluruhan 30 orang gadis yang menyertainya... saya dikhabarkan walaupun dua gadis itu akhirnya berjaya, mereka kini hidup dengan trauma dan penuh ketakutan di sisi para jutawan gila tersebut. Mereka kini hidup seperti hamba di dalam istana zaman purba. Tiada tamadun dan tiada akhlak... hanya menjadi hamba suruhan lelaki-lelaki kaya yang merantai hidup mereka sahaja. Lebih malang lagi gadis-gadis yang sudah terjerumus ke sana tidak boleh lari daripada golongan kaya gila itu. Jika cuba untuk lari kemungkinan mereka akan dibunuh." Sampai di sini tiba-tiba gadis itu sebak... wajahnya berubah dan air matanya serta-merta mengalir laju dan menangis teresak-esak. Saya sudah tentu sangat terkejut dengan perubahannya secara tiba-tiba itu, dan cuba memujuknya, "Hey, please don't cry here… people will look to us. Please calm down. I'm sorry so much to make you telling me this story…" kata saya kepadanya perlahan dengan suara hampir berbisik. Namun saya membiarkannya dengan keadaannya itu untuk beberapa ketika. Kemudian saya berkata kepadanya, "Saya tak tahu apa sebenarnya yang membuatkan kamu menangis, tapi saya minta maaf banyak-banyak kerana disebabkan saya kamu menangis. Sebenarnya saya sangat terkejut mendengar cerita kamu. Ia sesuatu yang sangat dahsyat yang belum pernah saya mendengarnya sebelum ini.." Ia ok... ia ok... ia ok... (sambil mengesat air matanya dengan sapu tangan miliknya)... maafkan saya kerana tiba-tiba bersikap pelik tadi. Kamu tahu, salah seorang gadis yang mati kerana pecah badannya ketika jatuh di pinggir lantai kolam renang itu ialah adik perempuan saya sendiri... Ibu saya membunuh diri kerananya dan bapa saya menjadi gila. Setelah ibu saya membunuh diri bapa saya sakit selama berbulan-bulan lalu akhirnya meninggal dunia." Pada waktu ini dia kembali diam beberapa minit… saya pula tergumam dan tidak terkata apa-apa… setelah itu dia menarik nafasnya dalam-dalam lalu menyambung kembali kisahnya, "Ibu-bapa saya hanya memiliki dua orang anak perempuan dan adik saya sudah menjadi mangsa kepada nafsu gila orang-orang kaya Korea." "Sejurus selepas tamat pertandingan tersebut, saya dihubungi seorang wanita yang memberitahu bahawa adik saya telah pengsan dan cedera parah kerana kemalangan dan saya dikehendaki ke hospital untuk melihatnya. Wanita itu menyatakan dia mendapat nombor telefon saya daripada adik saya. Apabila saya dan ibu-bapa saya tiba ke hospital, kami dikhabarkan adik saya telahpun meninggal dunia. Saya memarahi wanita tersebut dan mendesaknya bertubi-tubi untuk menceritakan kisah sebenar kepada saya... dan akhirnya selepas beberapa hari dia menceritakan keseluruhan kisah ini kepada saya. Setelah tahu kisah sebenar, kami sekeluarga meraung dan menangis macam orang gila kerana tidak pernah menyangka adik saya sanggup menyertai pertandingan gila tersebut hanya untuk hidup mewah sebagai gadis simpanan orang-orang kaya. Namun wanita itu berkata ia adalah pilihan adik saya sendiri." "Beberapa minggu kemudian ibu saya membunuh diri pada satu malam dengan menelan aspirin sebanyak 200 biji. Keesokan harinya ibu saya koma dan apabila saya dan bapa menghantarnya ke hospital, pada malam harinya dia meninggal dunia. Bapa saya pula selepas itu sakit jiwa sebelum mengalami sakit tenat yang membawanya meninggal dunia. Saya pula hidup tidak menentu dan mujurlah masih mempunyai seorang sahabat wanita beragama Islam yang terus berjuang agar saya dapat meneruskan kehidupan dengan tabah. Berulang-ulang kali dia mengingatkan kepada saya bahawa kehidupan ini adalah anugerah Tuhan dan orang yang beriman tidak akan berputus asa." "Dan kerana itu saya melihat kamu kini sebagai seorang Muslimah..?" saya mencelah ceritanya. "Alhamdulillah, terima kasih kepada Tuhan. Sahabat saya itu telah membawa saya berjumpa dengan seorang imam di bandar Seoul untuk memulihkan semangat hidup saya. Imam itu mula bercerita kepada saya tentang Allah, Islam dan Nabi Muhammad. Saya menerima segala ajarannya dengan lapang hati seakan-akan ia satu-satunya pilihan yang ada. Benar, Islam adalah satu cahaya yang sangat terang seperti matahari dan mendamaikan seperti bulan purnama yang kembali menyuluh seluruh hidup saya dan saya terus berubah kepada agama ini tanpa ragu-ragu. Dan kamu tahu tak, jiwa saya berasa sangat-sangat tenang dan damai ketika mendengar ayat-ayat Al-Quran yang berkumandang di ibu pejabat markaz Islam di bandar Seoul. Imam itu salah seorang ahli pengurusnya. Saya tidak pernah mendengar muzik-muzik yang sangat indah seperti ayat-ayat Al-Quran sebelum ini dalam hidup saya." Kini suara gadis itu kembali gagah seraya berkata, "Alhamdulillah, saya bersyukur kerana diselamatkan Tuhan dan kembali dihidupkan semula sebagai seorang Islam setelah saya kehilangan segala-galanya akibat kekeringan jiwa masyarakat dunia terutama masyarakat Korea yang hidup sesat tanpa agama. Mereka semua telah sesat tanpa panduan hidup yang benar daripada Tuhan." Setelah itu dia diam dan meminum minumannya... "Kisah kamu amat menarik tetapi menakutkan. Adakah kamu sudah mengambil tindakan undang-undang bagi pihak adik kamu, atau melaporkannya kepada media atau berbuat sesuatu?" ujar saya kembali kepadanya. "Lupakan sahajalah, saya sudah melaporkannya kepada pihak polis, sudah menceritakannya kepada beberapa orang wartawan dan melaporkannya secara bersumpah kepada beberapa orang peguam. Pihak polis enggan melakukan pendakwaan kerana tiada bukti-bukti yang kukuh mengenainya. Tiada video dan tiada saksi-saksi lain yang mahu tampil kepada pihak berkuasa selain saya. Mungkin ada namun ia tidak memadai. Wanita yang membawa adik saya ke hospital itu juga sudah menghilangkan diri. Saya cuba menghubungi nombor telefon bimbitnya berali-kali namun dia tidak dapat dihubungi. Kali terakhir saya mendengar tentangnya melalui seorang peguam yang mendapat khabarnya daripada seorang detektif polis ialah dia sudah meninggal dunia akibat kemalangan. Para peguam lain dan wartawan yang saya ceritakan kisah ini kepada mereka kesemuanya telah diugut untuk tidak mendedahkannya kepada umum. Mungkin begitu juga yang terjadi kepada mangsa-mangsa yang lain. Laporan polis di sana pula menyatakan gadis-gadis yang meninggal dunia akibat cedera parah itu adalah kerana rabung palang-palang besi di istana itu roboh ke bawah ketika mereka semua sedang berada di atasnya kerana ketika pihak polis sampai di sana palang-palang besi itu sudah pun dirobohkan. Manakala mangsa-mangsa yang masih hidup setelah kecederaan masih mengalami trauma yang dahsyat dan ada yang cacat seumur hidup walaupun mereka mendapat bayaran ganti rugi insurans yang banyak. Apa yang saya tahu mereka semuanya diugut akan dibunuh jika mendedahkan peristiwa sebenar kepada pihak polis. Yang pasti di sana wujud monster-monster besar yang menutupi kes ini termasuk menteri-menteri kerajaan… ia berkaitan dengan wang dan kuasa. Dan sudah tentu kamu tahu apa yang wang dan kuasa boleh buat pada kita." jawabnya lagi dengan panjang lebar yang sarat dengan hujah. "Oh, ok... ianya sesuatu yang gila pernah saya dengar. Jadi sekarang berapa umur kamu dan mengapa kamu berada di Malaysia? Dan... apa yang kamu sedang buat di Malaysia sekarang? Dan lagi… bilakah peristiwa sedih itu berlaku?" tanya saya bertubi-tubi kepadanya dengan rasa ingin lebih tahu. "Kamu agak saya berumur berapa…?" "Saya tidak mahu mengagak dan saya tidak tahu berapa umur kamu." "Kisah sedih itu hanya berlaku pada tahun lepas, dan saya tidak mahu sebut apa bulan dan harinya. Cukuplah kamu tahu ia berlaku pada tahun lepas. Kini saya berumur 29 tahun dan saya di berada di Malaysia kerana ingin cuba mendaftar kursus bahasa Arab di ******* University dengan sahabat wanita Muslimah saya dari Korea itu. Tadi saya bertemu-janji dengannya untuk bertemu di sini. Kami rakan serumah dan dia tadi menziarahi rakan kami orang Malaysia di kawasan ini. Saya sampai ke sini lewat sedikit dengan teksi.” jawabnya berterus-terang dengan nada jujur. "Oh, kamu sungguh berani. Di Malaysia tidak ramai wanita yang berani naik teksi seorang diri pada waktu malam. Terima kasih kerana menceritakan kisah ini kepada saya.. saya amat menghargainya dan mudah-mudahan suatu hari Allah akan membalas dendam untuk kamu dan mangsa-mangsa lain yang telah teraniaya..." kata saya lagi kepadanya sambil mengangguk-angguk. "Sudah tentu...! Suatu hari nanti semua orang dan dunia akan tahu mengenai kejahatan tersembunyi di bandar Gangnam yang dilaknat itu!" tukasnya dengan nada yang keras. "Kamu ingat artis yang mecipta lagu Gangnam gila itu menyukai cara hidup bandar Gangnam..? Saya rasa dia amat sinis tentangnya dan dia pernah berasa tertekan dengan cara hidup di sana.. namun kini dia sudah menjadi sebahagian daripada mereka. Semoga Tuhan melaknat mereka semua. Saya menyerahkan kepada Tuhan untuk membalas segala kejahatan mereka." "Whoa... kamu nampaknya sangat marah dengan Gangnam..." balas saya sambil mengangkat kedua-dua kening dan menyedut jus tembikai susu yang masih berbaki menggunakan straw. "Oh, jangan kamu berpura-pura seperti tiada perasaan dan tidak mempunyai perikemanusiaan.." balasnya pantas kepada saya. "Tidak, tidak... saya benar-benar terkejut dan simpati dengan kisah kamu. Bahkan di sebalik itu, saya dapat melihat kamu seorang yang tabah, kuat dan berani." balas saya kembali untuk menenangkannya. "Oh ya, adakah kamu datang sini dengan biaya sendiri? Bagaimana dengan suami kamu dan kerjaya kamu di Korea?" tanya saya kepadanya dengan meneka-neka. "Hahaha, saya masih belum bersuami dan saya telah menjual segala apa yang saya ada di Korea untuk datang ke sini. Saya mahu belajar bahasa Arab di sini dan merancang mahu ke Mesir atau ke Islamic Center di Chicago selepas ini untuk belajar lebih banyak tentang Islam di sana. Kamu juga tahu, Timur Tengah kini tidak stabil dan saya masih ragu-ragu untuk ke Timur Tengah. Imam yang mengislamkan saya itu pernah memberitahu saya bahawa dahulunya dia belajar bahasa Arab dan agama Islam di Syria di sebuah universiti yang namanya An-Nur." jawabnya dengan reaksi yang kembali ceria sambil tersenyum. "Oh dulu saya juga pernah belajar di Syria, dan universiti itu namanya Universiti Abu Nur." jawab saya. "Oh benarkah? Ceritakan kepada saya tentang Syria... saya bertuah bertemu dengan kamu." tukasnya teruja dengan muka yang sangat gembira. Sesampainya di sini perbualan kami mula bertukar topik kepada isu Syria dan pergolakan di Timur Tengah serta topik-topik lain yang sudah tiada kena-mengena dengan Gangnam. Saya juga bercerita sedikit sebanyak tentang latar belakang diri saya kepadanya sebagai membalas kisah hidupnya yang telah dia ceritakan kepada saya. Lama juga kami bersembang sejak jam 9.00 malam tadi. Kira-kira jam 10.30 malam rakan gadis itu datang ke kawasan kedai tersebut dan gadis itu meminta izin untuk pergi. Dia membayar segala pesanan makanan saya dan memperkenalkan dirinya sebagai Sofiyyah dan rakannya bernama Nadiah. Katanya nama mereka berdua diberikan oleh imam yang mengislamkan mereka di bandar Seoul merangkap guru murabbi mereka di Korea Selatan. Saya pula beruntung kerana makan malam saya ada orang belanja. Kedua-dua mereka pernah lahir sebagai manusia yang tidak pernah menganut sebarang agama di Korea namun kini Allah telah memuliakan mereka dengan agama Islam yang suci. Saya tidak tahu sejauh mana kebenaran cerita Sofiyyah tentang kisah yang berlaku kepada adiknya di Gangnam. Kebenaran kisah tersebut saya serahkannya bulat-bulat kepada Allah. Namun saya berminat untuk kongsikan kisah ini kepada para pembaca agar para pembaca dapat membuat penilaian sendiri. Kisah tersebut mungkin benar dan mungkin tidak benar. Namun, di sebalik kisah yang saya pindahkan daripada Sofiyyah ini, dapatlah kita mengetahui sesuatu dan menjadikannya sebagai pengajaran. Apa yang saya suka kongsi satu iktibarnya ialah, saya melihat betapa Sofiyyah amat bersyukur dan menghargai nikmat Islam yang dikurniakan Allah kepadanya. Dia sanggup meninggalkan negerinya dan menjual segala hartanya demi mempelajari bahasa Arab di bumi Malaysia bagi memahami Al-Quran, malah dia bercita-cita untuk terus mengembara bagi mempelajari ilmu-ilmu Islam dan menjadi seorang pendakwah Muslimah di negara Korea untuk Islamkan lebih ramai penduduk Korea. Dia seorang yang amat berani, tabah dan cekal. Lihat saja, bagaimana dia seorang diri berani menyapa seorang lelaki asing seperti saya di awal kisah tadi. Apa yang saya lihat padanya, tiada sebarang ketakutan di dalam dirinya dan harapan hidupnya telah seratus-peratus diserahkan kepada Allah. Dia telah menjual seluruh jiwa dan raganya hanya kepada Allah semata-mata. Di sebalik kekuatan dirinya sekarang, saya juga yakin di belakangnya ada seorang murabbi mursyid yang hebat, iaitu sang imam yang telah mengislamkannya. Biasanya di sebalik orang-orang yang hebat, di belakang mereka sudah tentu ada para pendidik yang jauh lebih hebat lagi. Di dalam hati saya berkata sudah tentu peribadi sang imam itu lebih hebat lagi kerana berjaya membaiki diri Sofiyyah menjadi lebih kuat sepertimana sekarang. Ia bukanlah sesuatu yang mudah untuk memulihkan, mendidik dan membangunkan jiwa manusia yang sudah rosak teruk seperti Sofiyyah dan menjadikannya seorang srikandi yang gagah perkasa jiwanya. Sepanjang berjalan kaki pulang ke rumah, saya banyak tertanya-tanya di dalam hati betapa kita ini begitu leka dan tidak bersyukur dengan nikmat beragama Islam yang telah Allah anugerahkan kepada kita sejak kita dilahirkan ke alam dunia. Di dalam hati saya sepanjang pulang, "Allahu Rabbi.... alhmdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah." Sambil kaki saya sekali-sekala menyepak batu-batu kecil di jalanan dan kedua-dua tangan dimasukkan ke dalam poket jubah putih kiri dan kanan seraya muka menunduk ke arah tanah... Sehingga saat ini saya masih tetap berfikir sendirian, kisah Sofiyyah ini ialah apa yang saya dengar berlaku di negara Korea yang maju.. bagaimana pula dengan kisah-kisah gelap seperti kisah gadis-gadis Melayu Islam yang menjadi pelacur kelas atasan di negara kita. Sudah tentu banyak juga kisah-kisah gelap yang tidak pernah kita dengar tentang mereka. Sebelum ini saya pernah juga mendengar mengenai kisah-kisah kongsi gelap di negara kita yang dilindungi oleh orang-orang besar. Allahu Allah, betapa teruknya manusia menjadi hamba wang dan kuasa pada zaman ini... Ya Allah, selamatkanlah kami di dunia dan di akhirat... [Kisah benar ini selesai ditulis semula pada: hari Ahad, 07 Oktober 2012, 10.55 AM] SHARE & LIKE PAGE : Rahsia Alam Rumahtang

Sunday, January 20, 2013

berceramah

ALHAMDULILLAH.... kali pertama 20.1.2013 @ SeLangor ni baru berceramah. ..itu pun sambilan ganti org dan sempat BerkEnalan dgn Seorang pemuda d siTu kerana dia meniliti lenggok bahasa dan gayanya dan terus menanyakan adakah beraSaL dr Negeri tok Gajah..